Kamis 31 Oktober 2019, 07:44 WIB

Petani Klaten Panen Raya Jagung

Djoko Sardjono | Nusantara
Petani Klaten Panen Raya Jagung

MI/Djoko Sardjono
Bupati Klaten Sri Mulyani melakukan panen raya jagung di Desa Mandong, Kecamatan Trucuk, Klaten, Rabu (30/10).

 

BUPATI Sri Mulyani melakukan panen raya jagung di Desa Mandong, Kecamatan Trucuk, Klaten, Rabu (30/10). Tanaman jagung merupakan program upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai (upsus pajale) di Kabupaten Klaten, guna mendukung swasembada pangan nasional. Upsus peningkatan produksi pajale mulai digerakkan pada 2014. Untuk tanaman jagung, Klaten memiliki areal sekitar 10.000 hektare dan saat ini sudah memasuki masa panen raya.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Klaten, Widiyanti, mengatakan ke depan program upsus pajale akan dilanjutkan guna mewujudkan swasembada pangan.

"Untuk swasembada pangan, kami mengharapkan agar petani melanjutkan upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai itu demi kesejahteraan petani," ujarnya.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengharapkan hasil panen jagung upsus pajale yang dinilai cukup bagus itu dapat ditingkatkan di masa datang, agar pendapatan petani meningkat.

"Panen jagung ini wujud anugerah Allah SWT, sehingga patut kita syukuri. Kabupaten Klaten sebagai lumbung pangan Jawa Tengah, khususnya beras juga harus dipertahankan," katanya.

baca juga: Gempa Tektonik Bermagnitudo 5,4 Guncang Jailolo

Untuk program upsus pajale, menurut Sri Mulyani,  petani perlu bijak. Apabila lahan sawah kurang air, maka petani bisa menanam palawija, dan tidak memaksakan tanam padi.

"Pemerintah membantu petani jagung berupa bibit dan alat pertanian. Tujuannya untuk meningkatkan produksi guna mewujudkan program swasembada pangan," pungkasnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More