Rabu 30 Oktober 2019, 22:31 WIB

Platform ‘Rencanamu’ Bantu Kaum Muda Raih Pekerjaan

mediaindonesia.com | Teknologi
Platform ‘Rencanamu’ Bantu Kaum Muda Raih Pekerjaan

Istimewa
Peluncuran platform Rencanamu di Jakarta, Rabu (30/10)

PROGRAM pemerintah untuk mendukung rencana pembangunan jangka menengah dan nasional membutuhkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang siap kerja dan link and match antara pendidikan dengan industri. Tak hanya itu, pembangunan membutuhkan SDM memiliki daya di era revolusi industri 4.0.

Dalam menjawab tantangan tersebut, secara resmi diluncurkan platform persiapan karier, pengembangan talenta, dan rekrutmen yang bernama Rencanamu (sebelumnya bernama Youthmanual). Platform yang berbasis data itu bertujuan membantu siswa meningkatkan kebekerjaan (employability)  dan menghubungkan mereka dengan beragam peluang ekonomi seperti magang, pekerjaan, dan beasiswa.

Di sisi lain, data BPS 2016 menunjukkan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 138 juta (53.5%) orang yang berusia di bawah 30 tahun  dari total populasi.2016). Dalam lima hingga delapan tahun ke depan, angkatan kerja baru Indonesia akan didominasi Generasi Z. Karena itu, dibutuhkan generasi muda yang produktif  untuk mendorong transformasi bangsa Indonesia menuju ke generasi emas pada 2045.

Pada jumpa pers di Jakarta, Rabu (30/10), Rizky Muhammad, Founder & CEO Rencanamu Rabu (30/10), mengungkapkan, berdasarkan riset yang dilakukan Rencanamu selama tiga tahun terakhir yang mendalami profil data lebih dari 1.6 juta siswa dan mahasiswa pengguna serta riset terhadap industri, ditemukan fakta-fakta mengenai kondisi talenta dan ketimpangan antara supply and demand.

“Melihat permasalahan tersebut, dibutuhkan program intervensi dini bagi siswa yang menyeluruh dan berkesinambungan,” kata Rizky.

“Di sinilah peran Rencanamu yaitu memberikan program persiapan karier dan pengembangan talenta yang terstruktur, menyeluruh, terintegrasi dan berkesinambungan. Platform Rencanamu dapat diakses secara digital oleh seluruh siswa dan mahasiswa, kapanpun dan dimanapun,” jelas Rizky.

Menurut Rizky, dengan Rencanamu, siswa dapat mengikuti rangkaian persiapan karier yang terdiri dari self discovery,  eksplorasi, perencanaan karier, dan siap kerja.

“Kerangka perencanaan karier dan pengembangan talenta Rencanamu dikembangkan berdasarkan riset yang telah dilakukan dalam tiga tahun terakhir dan telah divalidasi oleh industri sehingga terbukti meningkatkan kesiapan kerja (employability) siswa,” jelas Rizky.

Di sisi lain, Rencanamu juga memberikan gambaran secara real-time mengenai kondisi talenta dan permintaan industri yang berguna bagi pemerintah baik itu tingkat provinsi atau pun pusat dalam memahami lanskap ketenagakerjaan,” sambungnya.

“Kami bermimpi nantinya siswa sudah tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk mencari pekerjaan karena semua siswa sudah mengikuti proses pengembangan dan kesiapan kerja yang telah diarahkan oleh Rencanamu. Sehingga siswa dapat terhubung ke beragam kesempatan ekonomi seperti magang, pekerjaan, beasiswa dan program kuliah,”tandas Rizky. 

Di sisi lain, Rencanamu telah menjalin kerja sama dengan Rajawali Foundation dalam upaya menyukseskan Proyek Penguatan Koordinasi untuk Pembangunan Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia (Sinergi) fase 2 di Jawa Tengah pada Juli 2019-September 2020.

Direktur Eksekutif Rajawali Foundation, Agung Binantoro,  mengungkapkan, tujuan Sinergi adalah membantu pemuda kurang mampu dan rentan, termasuk perempuan dan pemuda penyandang disabilitas agar siap memasuki dunia kerja dan memperoleh keterampilan yang mereka butuhkan untuk mendapatkan pekerjaan  baru atau lebih baik, khususnya di Jateng.

Melalui platform Rencanamu, dapat dilaksanakan proses registrasi, serta asesmen perilaku dan kepribadian terkait pekerjaan tertentu dari 16.000 pemuda kurang mampu dan rentan yang menjadi target Proyek Sinergi.  

 “Oleh karena itu, kami menggandeng Rencanamu ke dalam proyek Simergi, khususnya dalam menyediakan platform daring,” ujar Agung. 

Selanjutnya, dari 4.000 pemuda kurang mampu dan rentan yang dinilai, akan diseleksi kembali dan yang lolos nantinya dapat mengikuti program kesiapan kerja, pelatihan, dan pemagangan dengan perusahaan yang sesuai dengan hasil penilaian. 

“Kami mengharapkan 2.000 pemuda akan lulus dari proyek ini dan memperoleh pekerjaan baru atau lebih baik,” imbuh Agung. (OL-09)

 


 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More