Rabu 30 Oktober 2019, 18:40 WIB

Penumpang Melompat dari KM Sirimau, Tim SAR Lakukan Pencarian

Alexander P Taum | Nusantara
Penumpang Melompat dari KM Sirimau, Tim SAR Lakukan Pencarian

MI/Alexander P Taum
Tim SAR lakukan Pencarian Korban yang meloncat dari KM Sirimau

 

YOHANES Seran Briya, salah seorang penumpang Kapal Motor Sirimau, Selasa (29/10) kemarin, diketahui melompat dari geladak kapal pada koordinat 8°05'60.00"s-124°27'01.00"e dengan jarak 20 kilometer dari Pelabuhan Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Kini, tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian hari kedua. Operasi SAR hari ini, Rabu (30/10), dimulai pada pukul 05.30 Wita dengan menggerakkan 1 buah RIB 500 PK Pos SAR Alor yang bergerak dari Pelabuhan Alor kecil menuju LKP (Last Known Position).

Koorpos Pos SAR Alor, Hamka, mengatakan bahwa telah terjadi kecelakaan pelayaran berupa 1 orang lompat dari KM Sirimau di perairan Tanjung Kabola Alor. Tim SAR gabungan pun dikerahkan untuk lakukan pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, I Putu Sudayana, kepada media Indonesia, mengatakan, pihaknya menerima informasi adanya kecelakaan laut, pada Selasa kemarin pukul 17.07 Wita, dari Koorpos Pos SAR Alor, Hamka, bahwa pukul 10.45 Wita, 1 orang penumpang lompat dari KM Sirimau di sekitar perairan Tanjung Kabola Kabupaten Alor, dengan korban bernama Yohanes Seran Briya, 41, laki-laki, pekerjaan nelayan, warga Desa Muara Laka RT 04, Kelurahan Muara Laka, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Sudayana menjelaskan, aksi yang dilakukan Kansar Maumere pada pencarian hari pertama pada pukul 17.12 Wita telah dikoordinasikan dengan instansi potensi SAR di wilayah kerja Kansar Maumere seperti Polsek Alor Timur, Pos Pol Air Alor, Pos AL Alor, KP3 Alor, KSOP Alor, BPBD Alor.


Baca juga: Longsor dan Banjir Bandang Intai Bandung Barat


Kemudian pada pukul 17.27 Wita, pihaknya memberangkatkan tim SAR gabungan terdiri atas Pos SAR Alor 2 orang, Pos AL Alor 1 orang, KSOP Alor 1 orang, BPBD Alor 1 orang, dengan menggunakan 1 unit RIB 500 Pk Pos SAR Alor, dan 2 orang Pos SAR Alor dengan menggunakan 1 unit truk personel dilengkapi perahu karet 30 pk 1 unit dan peralatan SAR air lainnya, menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR.

Pada pukul 18.25 Wita, operasi SAR hari pertama nihil dan dihentikan sementara karena alasan keamanan. Hari sudah malam dan jarak pandang sangat terbatas. Adapun operasi SAR hari kedua dilanjutkan pada Rabu mulai pukul 05.30 Wita.

Kepala Kansar Kelas B Maumere selaku SAR Mission Coordination, I Putu Sudayana, menjelaskan, operasi pencarian hari pertama terhadap kecelakaan pelayaran berupa 1 orang penumpang KM Sirimau yang melompat di perairain utara Pulau Alor pada Selasa kemarin.

Saat ini, RIB masih melaksanaakan operasi pencarian dengan hasil masih nihil. Kemudian pada pukul 06.30 Wita hari ini juga digerakkan 1 buah perahu karet 30 PK Pos SAR Alor dari dermaga Kokar menuju search area yang telah dibuat, jadi penyisiran di sepanjang perairan kokar menuju ke arah timur dengan hasil pencarian juga masih nihil. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More