Rabu 30 Oktober 2019, 14:52 WIB

Menperin Sebut 'Safe Guard' Industri Tekstil Sudah Rampung

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Menperin Sebut

MI/Ramdani
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

 

MENTERI Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, menyebutkan, pemerintah telah merampungkan aturan safe guard yang akan melindungi perusahaan tekstil dalam bentuk Peraturan Menteri Perdagangan.

"Safe guard-nya sudah ditanda tangani oleh Menteri Perdagangan. Jadi itu untuk beberapa komponen industri tekstil yang akan dikasih safe guard," kata Agus usai menghadiri rakor di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/10).

Regulasi yang ditandatangani Kementerian Perdagangan itu dinilai akan menjadi titik terang bagi iklim industri tekstil di Indonesia. Hal itu dikarenakan banyaknya impor tekstil yang dilakukan dan dinilai akan mematikan perusahaan tekstil dalam negeri.

Untuk memaksimalkan safe guard industri tekstil tanah air, Agus memastika akan menggandeng Bea Cukai untuk mengawasi barang impor tekstil.

"Nanti bea cukai harus betul-betul bekerja sesuai dengan apa yang ada di aturan-aturannya itu," tuturnya.

Lebih jauh, Agus mengungkapkan, pertumbuhan tekstil 2019 ini mencapai 20%. Menurutnya pertumbuhan itu setara dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, ia mengungkapkan masih ada banyak hal yang harus dilakukan pemerintah untuk terus mendongkrak pertumbuhan industri, khususnya di sektor tekstil.

"Jadi memang banyak hal-hal yang tetap kita dorong. Misalnya keberadaan bahan baku untuk industri-industri, termasuk bagaimana kita mentakel adanya current account defisit dengan cara kita mencari atau mendorong percepatan tumbuhnya industri substitusi dari import," tandas Agus. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More