Rabu 30 Oktober 2019, 10:42 WIB

Menkeu Tetap Andalkan APBN untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Menkeu Tetap Andalkan APBN untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

MI/Ramdani
Menteri Keuangan Sri Mulyani

 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pihaknya akan tetap menggunakan APBN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 2019. Namun, hal itu tentu sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Kalau yang kita perkuat adalah industri manufaktur, terutama untuk ekspor, kita akan terus meningkatkan competitiveness dari industri tersebut," ujar Sri Mulyani usai mengikuti upacara Hari Oeang di kantornya, Jakarta, Rabu (30/10).

Kompetitif suatu industri, lanjutnya, bergantung dari berbagai aspek meliputi kualitas sumber daya manusia, produktivitas dan kemampuannya, efisiensi infrastruktur terkait sehingga menghasilkan biaya bisnis yang jauh lebih kecil.

Baca juga: Menkeu Minta Jajarannya Jaga Kepercayaan Publik

"Kompetitif itu juga berasal dari birokrasi dan regulasi yang efisien, itu semuanya yang kita lakukan melalui instrumen APBN kita," tukas Sri Mulyani.

Sebelumnya, Selasa (29/10), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 akan berakhir di angka 5,05%. Angka itu sama dengan prakiraan pertumbuhan perekonomian kuartal III 2019.

"Pertumbuhan ekonomi tahun ini mengarah ke 5,1% prediksi kami sekitar 5,05%," ujar Perry. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More