Rabu 30 Oktober 2019, 10:28 WIB

Pegawai Milenial PT KAI Mengajar Anak-Anak SD

Kristiadi | Nusantara
Pegawai Milenial PT KAI Mengajar Anak-Anak SD

MI/Kristiadi
Para pegawai PT KAI milenal mengadakan program mengajar anak-anak di SDN Padasuka 02 dan 03, Kecamatan Cikajang, Garut, Rabu (30/10).

 

PT KERETA Api Indonesia (Persero) mengadakan program mengajar di SDN Padasuka 02 dan 03, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Rabu (30/10).

"Kegiatan mengajar yang dilakukan selama itu merupakan suatu bentuk kepedulian di bidang pendidikan. Program ini baru pertama kali digelar, agar KAI memberdayakan pegawai milenial untuk terjun langsung mengabdi pada masyarakat di Kabupaten Garut," kata VP Corporate Culture and General Facilities KAI, Mateta Rijalulhaq, Rabu (30/10).

Mareta mengatakan, pegawai yang didaulat oleh PT KAI sebagai change agent atau agen perubahan tersebut akan secara intensif memberikan motivasi dan wawasan seputar perkeretaapian di sekolah-sekolah. PT KAI memanfaatkan para pegawai milenial karena sebanyak 17.127 orang atau 60,11% dari jumlah pegawai sebanyak 28.492 orang, adalah anak muda.

"Change agent KAI yang terdiri dari tujuh orang pegawai secara bergantian memberikan materi antara lain sosialisasi perilaku hidup bersih, sehat, profesi kereta api, cinta kereta api dan sejarah," ujarnya.
 
Selain mengajar, KAI juga memberikan sumbangan berupa alat pendukung sekolah dan buku melalui program donasi 1.000 buku untuk Anak Indonesia kepada SDN Padasuka 02 dan 03 Cikajang, Kabupaten Garut. Untuk memeriahkan kegiatan, para siswa kelas 1, 2, dan 3 dipilih sebagai bintang kelas dengan kriteria berani tampil menyanyi, menari, atau membaca puisi.

Sedangkan, untuk siswa kelas 4, 5, dan 6, KAI mengadakan lomba pustakawan cilik dengan menguji kreativitas mereka dalam mendesain taman belajar dan perpustakaan mini. Namun pengabdian KAI untuk masyarakat Kecamatan Cikajang, tetap berguna dalam menyukseskan program reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut dan Cikajang.

baca juga: Pembangunan Kota Pematangsiantar Harus Berbasis Lingkungan

"KAI akan mereaktivasi jalur kereta api non aktif di Cibatu-Garut-Cikajang sepanjang 28,2 KM. Saat ini KAI fokus untuk mengoperasikan rute Cibatu-Garut sepanjang 19,5 km. Pada awal Oktober, sudah menguji coba rute Cibatu-Wanaraja sepanjang 9,2 km. Dan nantinya akan ditargetkan rute Cibatu-Garut sudah dapat dioperasikan pada awal 2020," paparnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More