Rabu 30 Oktober 2019, 09:49 WIB

Anak tidak Naik Kelas, Ibu Gugat Sekolah ke Pengadilan

Thomas Harming Suwarta | Humaniora
Anak tidak Naik Kelas, Ibu Gugat Sekolah ke Pengadilan

MI/HAUFAN SALENGKE
Siswa-siswi sedang berdikusi di dalam perpustakaan sekolah SMA Kolese Gonzaga di Jalan Pejaten Barat, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

 

ORANGTUA murid menggugat guru dan kepala sekolah SMA Gonzaga, Jakarta Selatan, karena anaknya tidak naik kelas.

Yustina Supatmi, ibu siswa tersebut, menggugat guru, kepala sekolah, hingga Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan secara perdata.

Dari penelusuran di Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Jakarta Selatan, gugatan tersebut teregistrasi dengan nomor perkara 833/Pdt.G/2019/PN JKT.SEL.

Di sana tertulis penggugat atas nama Yustina Supatmi dan pihak tergugat atas nama Romo Paulus Andri Astanto, SJ, M.Hum, Drs. Himawan Santanu, Gerardus Hadian Panamokta, S.J.,M.Hum, dan Agud Dewa Irianto. Ikut tergugat adalah Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Paulus Andri Astanto adalah Kepala Sekolah SMA Gonzaga, Himawan Santanu selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Gerardus Hadian Panamokta selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, dan Agus Dewa Irianto selaku Guru Sosiologi Kelas XI.

Baca juga: Kemendikbud Beri Penghargaan 21 Diktendik Berprestasi 2019

"Menyatakan keputusan para tergugat bahwa anak penggugat tidak berhak melanjutkan proses belajar ke jenjang kelas 12 SMA Kolese Gonzaga adalah cacat hukum. Menyatakan anak Penggugat memenuhi syarat dan berhak untuk melanjutkan proses belajar ke jenjang kelas 12 di SMA Kolese Gonzaga," demikian isi gugatan tersebut.

Dalam gugatannya juga Yustina meminta ganti rugi materiil sebesar Rp51.683.000 dan ganti rugi immateril sebesar Rp500.000.000.

Pihaknya juga meminta pengadilan agar menyatakan sah dan berharga sita jaminan terhadap aset para tergugat berupa tanah dan bangunan Sekolah Kolese Gonzaga Jl Pejaten Barat 10A, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, dan atau harta kekayaan para tergugat lainnya baik benda bergerak dan atau benda tidak bergerak lainnya.

Sidang pertama sudah digelar pada Senin (28/10) kemarin. Sidang kemudian ditunda dan akan dilanjukan lagi dua pekan ke depan. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More