Rabu 30 Oktober 2019, 13:00 WIB

Voli Diminta Sumbang Medali Emas SEA Games 2019

Rendy Renuki H | Olahraga
Voli Diminta Sumbang Medali Emas SEA Games 2019

ANTARA/M Risyal Hidayat
Pebola voli putri Timnas melakukan latihan di Pelatnas Bola Voli di Padepokan Bola Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zaenudin Amali meminta para atlet pelatnas bola voli indoor putra dan putri, serta voli pantai putra dan putri, untuk mengharumkan nama Indonesia pada perhelatan SEA Games 2019, Filipina.

Hal itu diungkapkan Menpora yang didampingi Chef de Mission Kontingen Indonesia Harry Warganegara saat mengunjungi Pelatnas bola voli indoor dan pantai di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jabar, Senin (28/10).

"Saya kira bola voli, baik indoor dan pantai, mampu menyumbangkan medali emas di SEA Games Filipina nanti. Kita harus pulang dengan membusungkan dada karena prestasi," ujar Zaenudin Amali di hadapan para atlet, pelatih, dan para pengurus PP PBVSI.

Di SEA Games Filipina 2019, Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP. PBVSI) menargetkan tiga medali emas dan satu perak.

Baca juga: Ke Filipina, CdM SEA Games Pastikan Akomodasi Kontingen RI

Tiga medali emas itu diharapkan diraih dari tim putra voli indoor dan pantai putra dan putri, serta satu perak dari tim indoor putri.

Ketua Umum PP PBVSI Komjen Pol (P) Imam Sudjarwo melaporkan kepada Menpora bahwa tim Pelatnas voli indoor dan pantai ditargetkan maksimal.

"Tiga medali emas dan satu perak merupakan target kita. Untuk itu, kita sudah melakukan uji coba di luar negeri dan alhamdulillah hasilnya cukup baik," tambah orang nomor satu di PP PBVSI itu.

Prestasi bola voli pantai cukup bagus. Pada World Beach Games Qatar 2019, Tim Voli Pantai 4x4 Putra yang diasuh pelatih Slamet Mulyanto dan Bambang Eko Suhartawan sukses meraih medali perunggu. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More