Rabu 30 Oktober 2019, 12:15 WIB

Dialog Menjadi Cara Menag Dorong Toleransi Antarumat Beragama

Rifaldi Putra Irianto | Humaniora
Dialog Menjadi Cara Menag Dorong Toleransi Antarumat Beragama

MI/RAMDANI
Menteri Agama Fachrul Razi

 

MENTERI Agama (Menag) Fachrul Razi menyampaikan guna mendorong toleransi antarumat beragama, seluruh jajaran Kementerian Agama diminta mengutamakan dialog dan musyawarah bila terjadi penolakan di masyarakat yang terkait dengan agama.

"Sudah kita sampaikan, kita lihatnya case by case dan jika memang ditolak maka kita musyawarah. Ditolaknya karena apa. Bisa tidak kita musyawarahkan, " kata Fachrul Razi di Kantor Kementerian Agama, Selasa (29/10).

Ia mencontohkan, semisal terjadinya penolakan mengenai pembangunan gereja, Fachrul yakin dengan melakukan dialog dengan masyarakat permasalahan tersebut dapat teratasi.

Baca juga: Tangkal Radikalisme, Makna Sumpah Pemuda Harus Digaungkan Kembali

"Tadi saya contohkan, bagaimana kalau ditolak bangun gereja ya kita tanya kenapa ditolaknya. Misalnya dibilang, 'Pak, dia kan cuma ada 5 KK (Kartu Keluarga) di sini tapi akan bangun gereja seperti ini, kalau dikecilkan sedikit boleh nggak? Boleh', nah seperti itulah, kita coba dialog. Belum tentu sukses tapi paling ngga ada upaya kita berbuat lebih baik," jelasnya setelah melakukan rapat koordinasi bersama dengan jajaranya di Kantor Kementerian Agama, Jalan M.H Thamrin, Kebon Sirih, Jakarta.

Rencananya, dalam beberapa waktu ke depan, pihaknya juga akan memggelar pertemuan dengan para pemuka agama untuk melakukan koordinasi lebih lanjut.

"Pasti ada.akan diatur, Mungkin paling cepat seminggu atau dua minggu lagilah," ucapnya.

"Paling tidak kita koordinasi sama-sama, silaturahmi, langkah ke depan apa yang kita lakukan. Kan semuanya sudah jalan," imbuhnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More