Rabu 30 Oktober 2019, 07:27 WIB

Kasus Demam Berdarah di Flores Timur Meningkat

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Kasus Demam Berdarah di Flores Timur Meningkat

MI/Palce Amalo
Jumlah kasus demam berdarah yang ditemukan di puskesmas-puskemas di Flores Timur, NTT cenderung meningkat.

 

KASUS demam berdarah di Kabupaten Flores Timur, NTT, terindikasi meningkat. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur mencatat sejak Januari hingga September ditemukan 41 kasus demam berdarah.

Kepala Dinas Kesehatan Flotim, dr Ogi Silimalar melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Sudirman Kia, saat dikonfirmasi Rabu (30/10), mengakui saat ini masyarakat harus waspada terhadap bahaya demam berdarah karena ada tren meningkat dibandingkan tahun lalu.

"Terkait kasus demam berdarah ada trend meningkat setiap tahunnya. Tahun lalu sebanyak 11 kasus, tetapi pada tahun ini kasusnya lebih tinggi yakni 41 kasus yang tersebar di sejumlah puskesmas. Puskesmas Nagi paling banyak ditemukan kasus demam berdarah, yakni 28 kasus," kata Sudirman Kia.

Pada Maret ditemukan kasus demam berdarah paling tinggi. Untuk mencegahnya ia mengimbau agar warga aktif membersihkan sarang nyamuk melalui pola gerakan 3M, yaitu menutup, menguras dan menimbun.

baca juga: Peringati 15 Tahun Tsunami, Pemprov Aceh Undang Sejumlah Tokoh

"Kasus demam berdarah ini juga mengakibatkan seorang pasien meninggal karena terlambat dibawa ke rumah sakit. Sehingga kami terus melakukan berbagai upaya melalui fogging atau pengasapan di radius 100 meter dari lokasi kasus tersebut. Juga melakukan pengendalian abatenisasi serta penyuluhan. Kami juga sudah mengimbau kepada setiap puskesmas untuk selalu meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan terkait pencegahan demam berdarah, pola hidup sehat serta kebersihan lingkungan," ujarnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More