Selasa 29 Oktober 2019, 11:08 WIB

DPR AS Segera Gelar Voting Pemakzulan Trump

Marcheilla Ariesta | Internasional
DPR AS Segera Gelar Voting Pemakzulan Trump

AFP/Joshua Lott/Getty Images
Warga AS menolak kedatangan Presiden Donald Trump ke Chicago dengan membawa spanduk bertuliskan 'Pemakzulan'.

 

DPR Amerika Serikat (AS) akan mengadakan pemungutan suara formal untuk kali pertama dalam penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump.

"Ini merupakan langkah lanjutan yang diambil untuk penyelidikan," kata seorang anggota senior Demokrat, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (29/10).

Upaya pemungutan suara bertujuan mendorong kembali kritik yang dilontarkan Partai Republik, bahwa penyelidikan pemakzulan terhadap Trump cacat hukum.

"Pekan ini, kami akan membawa resolusi yang akan menegaskan penyelidikan (pemakzulan) yang tengah berlangsung saat ini," ungkap Ketua DPR Nancy Pelosi.

Pemungutan suara diyakini akan meloloskan resolusi, karena mayoritas dari 228 anggota DPR asal Demokrat mendukung pemakzulan Trump.

Baca juga: Trump Berencana Sebar Video Operasi yang Tewaskan Al-Baghdadi

"Langkah pemungutan suara menetapkan prosedur untuk dengar pendapat terbuka bagi masyarakat Amerika, mengesahkan pengungkapan transkrip, dan pengiriman bukti ke Komite Kehakiman agar mereka dapat mempertimbangkan pasal-pasal potensial untuk pemakzulan," imbuhnya.

Penyelidikan pemakzulan Trump dipicu informasi dari seorang pembocor rahasia atau whistleblower yang menyebut Trump telah meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk memeriksa Hunter Biden, anak mantan wakil presiden AS Joe Biden.

Trump diduga meminta Zelenskiy menyelidiki Hunter untuk mencoreng citra Joe Biden -- kandidat utama Demokrat untuk pemilu 2020.

Trump telah berbicara dengan Zelenskiy via telepon pada Juli lalu, namun ia mengaku tidak melakukan tekanan apapun.

Demokrat telah meminta Gedung Putih menyerahkan transkrip lengkap percakapan tersebut. Gedung Putih hanya memberikan memo berisi ringkasan percakapan.

Munculnya whistleblower kedua ini akan membuat Trump dan para pendukungnya semakin sulit mendiskreditkan keterangan dari pembocor rahasia pertama. Sebelumnya, Trump pernah menyebut bahwa keterangan dari whistleblower pertama tidak akurat. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More