Selasa 29 Oktober 2019, 10:55 WIB

Metro TV dan Sri Sultan Hamengku Buwono X Raih Anugerah KPID DIY

Agus Utantoro | Nusantara
Metro TV dan Sri Sultan Hamengku Buwono X Raih Anugerah KPID DIY

MI/Agus Utantoro
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meraih anugerah sebagai Tokoh Pemerhati Penyiaran DIY dari KPID DIY

 

KOMISI Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (28/10) malam, menggelar Malam Anugerah Penyiaran KPID DIY 2019.

Kegiatan berlangsung di Gedung Cinema Universitas Amikom, Jalan Pajajaran, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini dihadiri Sultan Hamengku Bowono X dan anggota DPD RI Daerah Pemilihan DIY, GKR Hemas.

Untuk peraih penghargaan yakni Metro TV untuk kategori Program Nasionalisme dengan judul acara Mengenal Kanal Sang Sultan Yogya, Melawan Lupa. Sementara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima anugerah sebagai Tokoh Pemerhati Penyiaran DIY.

Panitia Malam Anugerah Penyiaran KPID DIY 2019, Agnes Dwirusjiyati, mengatakan pihaknya memberikan anugerah untuk 12 kategori televisi, 12 kategori untuk radio, dua penghargaan untuk radio komunitas dan lima penghargaan khusus.

Baca juga: Media Indonesia dan Metro TV Juarai APWI 2019

Ia menambahkan melalui anugerah ini dapat diketahui institusi maupun insan yang terlibat dalam penyiaran ini terus berupaya keras untuk meningkatkan kualitas penyiaran.

"Dari berbagai sisi, terjadi peningkatan kualitas," kata Agnes.

Dalam tiga tahun terakhir, lanjut Agnes, jumlah materi yang diajukan untuk mendapatkan penghargaan terus meningkat dan beragam.

"Penilaian dilakukan oleh tim juri dari berbagai kalangan termasuk oleh akademisi," imbuhnya.

Kategori Anugerah KPID 2019 ini antara lain Iklan Layanan Masyarakat, Program Siaran Anak, Program Berita, Penyiar Berita, Program Bahasa Jawa, Program Nasionalisme, Program Seni dan Tradisi dan sebagainya.

Sedangkan untuk Penghargaan Khusus, antara lain Mitra Strategis KPID, Institusi Pemasang ILM.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X usai acara mengatakan penghargaan ini akan menjadi awal untuk meningkatkan kualitas.

"Jangan menjadi akhir," kata Sri Sultan.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More