Selasa 29 Oktober 2019, 07:20 WIB

DPR Kebut Pembentukan Komisi

Media Indonesia | Politik dan Hukum
DPR Kebut Pembentukan Komisi

MI/MOHAMAD IRFAN
Suasana saat mulai rapat Paripurna di Gedung Nusanatara II, Komplek parlemen, Senayan, Jakarta.

 

DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) mengebut pembentukan komisi. Pembentukan komisi penting agar DPR bisa segera bekerja, salah satunya melantik pengganti Kapolri Jenderal Tito Karnavian. 

Ketua DPR Puan Maharani menargetkan pembentukan komisi rampung pekan ini. DPR kembali mengadakan rapat paripurna hari ini. “Tentu dengan pembentukan komisi bisa segera ada mitra terkait lembaga yang kemarin baru saja dilantik,” kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Surat presiden (surpres) ihwal calon Kapolri bisa segera dibahas bila komisi sudah terbentuk. Surat akan diteruskan ke komisi agar digelar uji ­kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Selanjutnya, DPR akan membahas nama Kabareskrim Komjen Idham Aziz sebagai kandidat tunggal Kapolri untuk menggantikan Tito Karnavian yang menjadi menteri dalam negeri.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengaku tak keberatan dengan calon tunggal yang diajukan Presiden Joko Widodo. Dia menilai Idham sosok yang berpengalaman.

“Idham Azis kan memiliki track record (rekam jejak) yang sangat panjang. Jadi, insya Allah tidak ada masalah,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin mengatakan, hingga saat ini tiga fraksi belum menyerahkan nama-nama untuk ditempatkan di alat kelengkapan dewan (AKD) dan badan-badan di DPR RI. Ketiga fraksi tersebut ialah Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PDI Perjuangan, dan Fraksi PAN. “Tinggal tiga fraksi yang belum menyampaikan nama, mudah-mudahan nanti malam sudah diserahkan. Kami tunggu hingga pukul 22.30 WIB,” kata Aziz.   

Dia mengatakan, kalau ketiga fraksi tersebut sudah memasukkan nama-nama anggotanya di AKD, hari ini bisa dilakukan rapat paripurna untuk menetapkan keanggotaan tiap AKD.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Utut Adianto mengatakan fraksinya sudah menyiapkan nama-nama anggotanya di AKD dan tinggal disampaikan kepada pimpinan DPR.

Namun, dia enggan menyebutkan nama-nama kader F-PDIP yang disampaikan di tiap AKD. “Fraksi PDIP sebenarnya sudah siap, tinggal disampaikan saja. Kalau ini kan ditunggu sampai malam ini,” ujarnya.   

Anggota Fraksi PAN Yandri Susanto membenarkan bahwa fraksinya belum menyerahkan susunan AKD dan akan diserahkan sebelum rapat paripurna. Menurut dia, pihaknya akan segera melakukan finalisasi nama-nama untuk ditempatkan di tiap komisi dan akan diserahkan sebelum rapat paripurna. (Medcom/Ant/P-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More