Senin 28 Oktober 2019, 21:12 WIB

Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jajaki Kerja sama dengan Tiongkok

Antara | Humaniora
Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jajaki Kerja sama dengan Tiongkok

Dok. Uhamka
kerja sama Uhamka dengan Universitas di Tiongkok

 

SEBANYAK 32 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah dari seluruh Indonesia melakukan penjajakan kerja sama dengan 23 perguruan tinggi asal Tiongkok

Dalam siaran pers yang dikutip dari Antara, perwakilan perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dan perwakilan perguruan tinggi dari Provinsi Jiangsu Tiongkok tersebut menggelar pertemuan di Gedung Utama Kampus Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Minggu (27/10)

Acara yang digagas oleh tuan rumah tersebut didukung oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah) serta Asosiasi Kantor Urusan Internasional (Askui) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

Menurut Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Sayuit, Tiongkok merupakan mitra penting karena memiliki potensi untuk menjadi kiblat ekonomi dan teknologi dunia yang menyaingi Amerika Serikat dan Eropa Barat.

Sementara itu Ketua Askui PTM, Yordan Gunawan meminta kepada para penggiat internasionalisasi di PTM, agar meningkatkan MoU (Memorandum of Understanding) ke tahap selanjutnya, yaitu menjadi MoA (Memorandum of Agreement), dengan secara intensif mengontak mitra asing yang dimiliki.

Baca juga : Lemlitbang Uhamka Gelar Pelatihan Penelitian Berpotensi Paten

Salah satu PTMA yang hadir untuk menjalin kerja sama adalah Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) yang mengadakan komunikasi dengan kampus Yancheng Teachers University, Nanjing Tech University, dan Nanjing Agricultural University.

"Ketiga kampus tersebut dipilih karena memiliki program studi yang selaras dengan yang dimiliki oleh Uhamka," kata Wakil Rektor III Uhamka bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Lelly Qodariah.

"Dokumen naskah nota kesepahaman akan dikaji oleh universitas di Tiongkok untuk kemudian dilanjutkan dengan korespondensi oleh pegiat internasionalisasi para pihak," imbuhnya.

Ajang kerja sama seperti ini bermanfaat untuk membangun jejaring pendidikan tinggi menjadi lebih luas dan lebih global, kata dia

"Setiap PTMA memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing, dan sinergi diperlukan untuk maju bersama," pungkasnya. (Ant/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More