Senin 28 Oktober 2019, 20:21 WIB

Pemimpin Eropa Sepakat Perpajang Brexit hingga 31 Januari

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Pemimpin Eropa Sepakat Perpajang Brexit hingga 31 Januari

FREDERICK FLORIN / AFP
Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk

 

PARA pemimpin Uni Eropa setuju untuk memperpanjang Brexit hingga 31 Januari 2020. Artinya Inggris tidak akan bercerai dari blok itu sebagaimana yang direncanakan pada Kamis.

Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk mengatakan keputusan itu adalah sebuah flextention--yang berarti Inggris bisa keluar sebelum batas waktu jika kesepakatan disetujui oleh Parlemen.

Keputusan itu datang saat anggota parlemen bersiap untuk memberikan suara pada proposal Perdana Menteri Boris Johnson untuk pemilihan umum sela pada 12 Desember.

Liberal Democrat dan Scottish National Party juga telah mengusulkan pemilu pada 9 Desember.

Baca juga: UE Usulkan Perpanjangan Brexit Hingga 31 Januari

Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada Kamis (31/10), tetapi Johnson diminta untuk meminta perpanjangan setelah Parlemen gagal menyetujui kesepakatan Brexit.

Perdana menteri telah berulang kali mengatakan Inggris akan keluar dari blok pada 31 Oktober dengan atau tanpa kesepakatan, tetapi undang-undang--yang dikenal sebagai Benn Act--mengharuskan dia untuk menerima tawaran perpanjangan Uni Eropa.

Presiden Parlemen Eropa, David Sassoli, mengatakan perpanjangan itu 'positif', dan memberi waktu bagi Inggris untuk menjelaskan apa yang diinginkannya.

Downing Street mengatakan Johnson belum melihat tanggapan Uni Eropa mengenai permintaan penundaan Brexit.

"PM akan merespons setelah dia melihat detailnya," kata juru bicara resminya. "Pandangannya tidak berubah. Parlemen seharusnya tidak menempatkan Inggris di posisi ini dan kita harus pergi pada 31 Oktober." (BBC/OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More