Senin 28 Oktober 2019, 16:42 WIB

HM Prasetyo Minta Jaksa Agung Perkuat Pencegahan

Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum
HM Prasetyo Minta Jaksa Agung Perkuat Pencegahan

MI/ BARY FATHAHILAH
Jaksa Agung periode 2014-2019 HM Prasetyo (kanan) memberikan buku Bakti Adhyaksa kepada Jaksa Agung yang baru ST Burhanuddin (kiri)

 

JAKSA Agung periode 2014-2019 HM Prasetyo meminta Jaksa Agung baru periode 2019-2024 ST Burhanuddin untuk melanjutkan program-program pencegahan korupsi dan kasus kejahatan lainnya. Penegakan hukum yang dilakukan, ucap Prasetyo, harus diimbangi dengan langkah pencegahan yang optimal.

"Penegakan hukum bukan hanya semata memenjarakan orang, tapi bagaimana agar mencegah supaya kejahatan tidak terjadi," ujarnya seusai acara lepas sambut Kejaksaan Agung di Gedung Badan Diklat Kejagung, Jakarta, Senin (28/10).

Menurutnya, penegakan hukum dan pencegahan juga harus bersinergi dengan lembaga lain. Kerja sama dengan berbagai lembaga, Prasetyo mengimbuhkan, akan menjadikan penegakan hukum berjalan optimal. Termasuk dukungan dari masyarakat juga dibutuhkan dalam bentuk kesadaran dan kepatuhan hukum.

"Penegakan hukum tidak bisa dikerjakan hanya satu instansi. Masyarakat juga harus mendukungnya jadi bukan hanya aparat penegak hukum. Dengan begitu hukum akan mampu menjadi panglima," ungkapnya.

Baca juga: ST Burhanuddin Akan Lanjutkan Program TP4 yang Digagas Prasetyo

Jaksa Agung ST Burhanuddin berjanji bakal melanjutkan program dan kinerja yang telah dikerjakan Prasetyo. Kebijakan yang akan dilanjutkan tersebut antara lain program Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah Dan Pembangunan (TP4) . Program tersebut dinilai efektif sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Burhanuddin juga mengatakan kepemimpinan HM Prasetyo telah membuat Kejaksaan Agung secara organisasi menjadi lebih baik.

"Kami mohon doa agar bisa melanjutkan apa yang telah ditanam di sini. Jadi kami juga mohon bantuan Pak Pras (HM Prasetyo) untuk membimbing saya dalam tugas yang berat ini," kata Burhanuddin.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More