Senin 28 Oktober 2019, 16:13 WIB

Bea Cukai Sibolga Canangkan Zona Integritas

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Bea Cukai Sibolga Canangkan Zona Integritas

Istimewa/Bea Cukai
Pemusnahan berupa barang kena cukai hasil tembakau dan minuman keras ilegal sebanyak 953.498 batang rokok dan 91 botol minuman alkohol.

 

DALAM rangka meningkatkan pelayanan dan pengawasan, Bea Cukai Sibolga melakukan pencanangan pembangunan zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) yang diselenggarakan dalam acara pemusnahan atas barang milik negara (BMN) hasil penindakan periode 2018-2019 di halaman Kantor Bea Cukai Sibolga, pada Kamis (24/10).

Kepala Kantor Bea Cukai Sibolga, Kurnia Saktiyono, mengungkapkan bahwa pencanangan pembangunan zoan integritas  sebagai tonggak awal komitmen seluruh pegawai Bea Cukai untuk menuju kantor berpredikat WBK dan WBBM.

“Seluruh pegawai kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), peningkatan sarana prasarana, serta melakukan sosialisasi kepada para pengguna jasa” ungkap Kurnia.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemusnahan berupa barang kena cukai hasil tembakau dan minuman keras ilegal sebanyak 953.498 batang rokok dan 91 botol minuman alkohol. Perkiraan nilai barang sekitar Rp407.126.500 dan potensi kerugian negara akibat tidak terpungutnya cukai sebesar Rp645.791.990.

“Petugas kami telah berhasil menyelamatkan peredaran barang ilegal senilai lebih dari Rp miliar serta menyelamatkan masyarakat dari dampak buruk terhadap penyalahgunaan minuman alkohol yang dapat mengganggu kesehatan, ketertiban,  serta ketentraman masyarakat” ujar Kurnia.

Pencanangan pembangunan zona integritas dan pemusnahan BMN oleh Bea Cukai Sibolga ini menyusul beberapa kantor Bea Cukai lain yang juga telah melaksanakannya untuk satu tujuan yaitu Bea Cukai yang makin baik. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More