Senin 28 Oktober 2019, 15:35 WIB

Penyair Iwan Jaconiah Raih Honor Award di Festival Sastra Chekhov

Bintang Krisanti | Weekend
Penyair Iwan Jaconiah Raih Honor Award di Festival Sastra Chekhov

Dok. Iwan Jaconiah
Penyair Iwan Jaconiah menunjukkan Diploma of Honor Award dari X International Literary Festival "Chekhov Autumn-2019".

MENJADI wakil Indonesia pertama, penyair Iwan Jaconiah langsung membuat prestasi di festival sastra dunia X International Literary Festival "Chekhov Autumn-2019" yang berlangsung di Yalta, Republik Krimea, Feredasi Rusia. Iwan meraih Diploma of Honor Award.

Dalam rilis yang diterima Media Indonesia, dinyatakan The Writers Union of the Republic of Crimea sebagai komite tinggi penyelenggaraan festival menilai Iwan laik mendapatkan penghargaan. Sebab, penyair kelahiran Niki-Niki, Nusa Tenggara Timur itu mampu menampilkan enam puisinya dalam bahasa Indonesia dan Rusia pada festival tahunan yang kali ini berlangsung 21 - 24 Oktober 2019.

Keenam puisi Iwan yang juga ditulis dalam bahasa Inggris itu adalah
“Musim Panas Terakhir” (The Last Summer), “Bumi” (Earth), “Silentium” (Silentium), “Doa” (Praying), “Katedral St. Andrew” (St. Andrew Cathedral), dan “Leo” (Leo).

Dari semua puisi yang disajikan itu, “Bumi” menjadi karya Iwan yang dinilai sangat kuat, baik pesan moral maupun makna. Iwan yang juga pernah menjadi jurnalis Media Indonesia, membaca puisi tersebut dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Rusia dengan penuh penghayatan. Puisi ini pula yang menjadikan Iwan meraih penghargaan.

Festival Sastra Dunia Chekhov tahun ini dihadiri lebih dari 100 penyair dari 12 negara. Meliputi Indonesia, Uni Emirat Arab, Vietnam, India, Bangladesh, Yordania, Mesir, Kuba, Serbia, Montenegro, Ukraina, dan Rusia. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More