Senin 28 Oktober 2019, 15:45 WIB

1.397 Pengendara di Kabupaten Bekasi Terjaring Operasi Zebra

Gana Buana | Megapolitan
1.397 Pengendara di Kabupaten Bekasi Terjaring Operasi Zebra

ANTARA FOTO//Fakhri Hermansyah
Sejumlah Polisi memberhentikan pengendara motor saat Operasi Zebra Jaya 2019 di Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (28/10/2019).

 

SEBANYAK 1.397 pengendara kendaraan bermotor terjaring operasi zebra di Kabupaten Bekasi. Kebanyakan, mereka yang terjaring lantaran melanggar aturan lalu lintas.

“Sudah ada 1.397 pengendara yang kami tilang karena melanggar tertib lalu lintas," kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Tartono di Cikarang, Senin (28/10).

Tartono menjelaskan Operasi Zebra 2019 dilaksanakan di sejumlah titik antara lain Jalan Fatahillah, Terminal Kalijaya serta Jalan Raya Lemahabang. Ribuan pengendara yang ditilang didominasi pelanggaran ketertiban lalu lintas melawan arah dengan jumlah 576 pelanggar.

“Sisanya pengendara tidak mengenakan helm, pengendara di bawah umur, surat-surat tidak lengkap, hingga safety belt,” ungkapnya.

Baca juga: Hari Keempat Operasi Zebra, 7.647 Pengendara Ditilang

Tidak hanya melakukan tindakan tilang, petugas kepolisian lalu lintas setempat juga melakukan tindak teguran kepada 187 orang pengendara saat operasi berlangsung.

Dari hasil operasi pekan pertama, petugas menyita barang bukti milik pelanggar ketertiban lalu lintas berupa 303 Surat Izin Mengemudi (SIM), 1.069 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta 25 unit sepeda motor.

Operasi Zebra dijadwalkan berlangsung hingga 5 November. Tartono mengimbau masyarakat selalu menaati peraturan lalu lintas dan selalu melengkapi syarat-syarat berkendara.

“Kami terus mengimbau agar selalu taati rambu lalu lintas baik saat ada petugas maupun tidak ada petugas karena kunci keselamatan berkendara adalah taat aturan berlalu lintas,” tandas dia.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More