Senin 28 Oktober 2019, 14:45 WIB

UNS Luncurkan Cafe Bhineka di Hari Sumpah Pemuda

Ferdinand | Nusantara
UNS Luncurkan Cafe Bhineka di Hari Sumpah Pemuda

MI/Ferdinand
Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Gerakan Cinta Merah Putih meluncurkan Cafe Bhineka di Fakultas Tenik, Senin (28/10).

 

UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) memiliki cara lain memaknai hari sumpah pemuda ke-91, Senin (28/10). Institusi tersebut meluncurkan cafe bhineka yang diharapkan menjadi sarana menebar semangat kebhinekaan dan cinta Indonesia dikalangan generasi muda.

Peluncuran cafe tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Rektor UNS Jamal Wiwoho. Acara tersebut disaksikan Pembina Gerakan Cinta Merah Putih Sumartono Hadinoto dan Dekan Fakultas Teknik Sholihin As'ad.

"Saya menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran cafe ini. Kita semua berharap cafe ini menjadi media tukar menukar informasi mengenai kebhinekaan dan sosialiasi empat pilar," kata Jamal dalam sambutannya.

Dari sisi desain, cafe bhineka seperti umumnya sebagai tempat nongkrong dan bersantai. Satu hal yang menjadi ciri khasnya adalah adanya sebuah rak yang penuh dengan buku bertemakan kebhinekaan, Pancasila dan NKRI.

Baca juga: Konsultasikan Privasi Medsos di Facebook Cafe

Gambar dan poster yang menghiasi dindingnya juga mengusung tema serupa. Disamping tema lain seperti sejarah kopi, asal mula nama Indonesia dan banyak lagi.

"Ini menarik, sembari bersantai pengunjung juga bisa mendapatkan pengetahuan. Saya kira pas dengan tujuannya," kata mahasiswa
Fakultas Teknik, Angga.

Sumartono menceritakan, gagasan mendirikan tempat nongkrong dan bersantai sekaligus menebar nilai-nilai kebhinekaan di kalangan anak muda ini telah lama ada. Hanya saja, selama ini terkendala tempat.  

Ia sangat gembira akhirnya Fakultas Teknik UNS bersedia memfasilitasi dan tidak membebankan biaya sewa. Apalagi, Cafe Bhineka tidak berorientasi profit.

"Kami berharap ini menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi para mahasiswa serta menanamkan semangat cinta Indonesia. Apalagi UNS merupakan kampus Benteng Pancasila," tuturnya.(OL-5)   

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More