Senin 28 Oktober 2019, 13:15 WIB

Idham Diramalkan akan Perkuat Sinergi TNI/Polri

Mathias S Brahmana | Politik dan Hukum
Idham Diramalkan akan Perkuat Sinergi TNI/Polri

MI/RAMDANI
Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis

 

KABARESKRIM Polri Komjen Idham Azis sebagai calon tunggal Kapolri tetap akan memperkuat sinergi antara TNI dan Polri sebagaimana yang dilakukan Jenderal Tito Karnavian semasa menjabat Kapolri.

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut, selama ini, dikenal low profile dan dekat dengan kalangan TNI.

“Saya kira pemilihan Pak Idham sebagai Kapolri akan membuat sinergi TNI/Polri semakin kuat. Apalagi saya dan beliau pernah bekerja bersama dalam pengamanan wilayah Jakarta,” ujar Kepala Staff Umum TNI Letjen Joni Suprianto, Senin (28/10).

Saat itu, Joni dan Idham menjabat sebagai Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya. Mereka bahu-membahu mengamankan wilayah Ibu Kota dan sekitarnya. Terbukti kerja sama tersebut membuahkan hasil yang baik, dengan keamanan wilayah Jakarta cukup kondusif.

Baca juga: Idham Diminta Jaga Stabilitas Keamanan dan Ekonomi

Joni menguraikan momen paling berkesan ketika dirinya dan Idham Azis bersinergi mengamankan agenda internasional Asian Games dan Asian Para Games.

"Kami menunjukkan TNI/Polri begitu kompak dalam pengamanan Jakarta kala Indonesia sedang dikunjungi atlet-atlet terbaik Asia. Dunia internasional menyaksikan Indonesia aman," katanya.

Sebagai mitra kerja, dirinya pasti akan mendukung Kapolri.

“TNI pasti akan mendukung penuh Pak Idham dalam mengamankan negara,” papar mantan Wakil Kepala BAIS ini.

Joni mengaku mengenal betul sosok Idham Azis karena sering berdiskusi dalam beberapa pekerjaan.

“Pak Idham sosok pejabat yang tidak gila publikasi. Dia bukan orang yang suka cari panggung dan mau ngetop sendiri. Dia sadar pekerjaan menjaga Ibu Kota adalah pekerjaan yang harus dikerjakan banyak orang dan harus diselesaikan secara bersama,” imbuhnya.

Lulusan Akmil 1986 ini menambahkan meski bukan berdarah Jawa, Idham Azis sangat menjunjung pepatah Jawa yang berbunyi sepi ing pamrih rame ing gawe (bekerja keras namun tidak mengharapkan pujian atau penghargan).

“Jadi kerjanya ikhlas-ikhlas saja. Dia selalu fokus pada pekerjaannya,” tutur pria kelahiran Gunung Kidul, Yogyakarta itu.

Joni sangat yakin di bawah kepimpinan Idham Azis, Polri akan semakin maju dan profesional.

“Pak Idham adalah seorang pemimpin yang sangat percaya kepada anak buahnya dan dia pasti akan mendelegasikan wewenang dengan baik kepada bawahannya. "Dia sosok pemimpin humble (rendah hati) dan selalu percaya kepada anak buahnya. Ini sebuah kemampuan yang jarang dimiliki seorang pemimpin," imbuhnya.

Joni juga terkesan dengan sikap Idham Azis yang setia kawan. Menurut Kasum TNI ini, Idham rela mengambil rute sedikit memutar hanya demi mengantar dirinya pulang ke rumah dinas Pangdam Jaya di Menteng, Jakarta Pusat.

Hal tersebut selalu dilakukan seusai acara di Lanud Halim Perdanakusuma, misalnya, setelah melepas Presiden yang melakukan perjalanan dinas ke luar negeri.

Jika dia hendak pulang ke rumah dinas di Menteng dan Idham juga akan pulang ke rumah dinas Kapolda di Menteng, Idham bakal mengantarnya sampai tujuan dulu baru pulang.

“Pak Idham selalu mengantar saya pulang dulu. Mungkin bagi orang itu hanya sebuah pekerjaan sepele, namun itu menunjukkan betapa tingginya rasa persahabatan beliau,” tutupnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More