Senin 28 Oktober 2019, 12:00 WIB

Demonstran Hong Kong Mulai Incar Kawasan Turis

Sonya Michaella | Internasional
Demonstran Hong Kong Mulai Incar Kawasan Turis

AFP/Anthony WALLACE
Demonstran melakukan aksi di kawasan Tsim Sha Tsui yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan

 

DEMONSTRASI di Hong Kong terus berlanjut dan memasuki hampir lima bulan lamanya. Kali ini, demonstran kembali membakar toko-toko dan melemparkan bom bensin di kawasan turis asing.

"Polisi antihuru-hara terpaksa menembakkan gas air mata, meriam air, dan peluru karet untuk membubarkan ribuan orang di distrik Tsim Sha Tsui yang kerap didatangi turis," kata seorang personel polisi, dikutip dari Channel News Asia, Senin (28/10).

Para demonstran yang mayoritas menggunakan baju berwarna hitam dan topeng penutup wajah terus mengecam kekerasan yang dilakukan polisi selama demonstrasi terjadi.

Demonstran sempat bubar karena tembakan gas air mata. Namun, mereka berkumpul kembali, beberapa jam kemudian.

Baca juga: Pengadilan Hong Kong Larang Publikasi Identitas Pribadi Polisi

Akibat demonstrasi ini, banyak wisatawan yang sedang berkunjung ke Hong Kong kebingungan dan sempat terjebak di Nathan Road.

Tidak hanya itu, polisi juga sempat berjaga-jaga di depan Chungking Mansion, gedung bertingkat yang memiliki banyak penginapan dan kerap ditinggali wisatawan asing.

Menurut laporan, dua pintu masuk MTR di Mong Kok juga rusak parah karena terbakar. Jumlah demonstran juga terus bertambah setiap jamnya terutama di kawasan yang didatangi turis.

Protes masyarakat Hong Kong bermula menolak rancangan UU yang memungkinkan mereka diekstradisi ke Tiongkok. Namun, hal itu kemudian berubah menjadi gerakan lebih luas dengan menyerukan kebebasan demokrasi dan akuntabilitas polisi. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More