Senin 28 Oktober 2019, 09:29 WIB

NasDem Kian Percaya Diri Bidik 15 Daerah di Jateng

Akhmad Safuan | Nusantara
NasDem Kian Percaya Diri Bidik 15 Daerah di Jateng

MI/Susanto
Partai NasDem di Jawa Tengah membidik 15 daerah darii 21 daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020.

 

PARTAI NasDem pada Pilkada 2020 membidik kemenangan di 15 dari 21 daerah di Jawa Tengah. Dan empat daerah menjadi prioritas pemenangan.

"Jika pada Pilkada lalu NasDem mampu memenangi 12 daerah di Jateng, baik sebagai pengusung maupun pendukung, maka pada pilkada serentak mendatang tidak berlebihan jika kita membidik 15 daerah dari 21 daerah yang menyelenggarakan pilkada," kata Ketua Bapilu Partai NasDem Jawa Tengah, Akhwan kepada Media Indonesia Senin (28/10).

Pada Pilkada mendatang, lanjut Akhwan, melihat hasil pemilu lalu dan perolehan kursi yang ada, Partai NasDem tetap membuka diri untuk berkoalisi dengan partai lain agar dapat mengusung calon yang akan maju.

Namun posisi NasDem, lanjut Akhwan, juga harus realistis jika hanya dapat sebagai pendukung untuk beberapa daerah.

"Kita masih melihat dinamika politik di masing-masing daerah yang akan melangsungkan pilkada, bisa juga bersikap netral," imbuhnya.

Dari 15 daerah yang dibidik di Jawa Tengah ini, ada empat daerah yang menjadi prioritas yakni Kabupaten Blora, Rembang, Pekalongan dan Wonosobo. Sebab kepala daerah ataupun wakilnya berasal dari NasDem.

"Sedangkan tiga daerah lain seperti Demak, Purworejo dan Kebumen juga menjadi perhatian untuk dapat mengusung calon," ungkapnya.

Ditanya tentang peluang koalisi di Rembang dan Blora, Akhwan mengatakan untuk Rembang masih tetap akan berkoalisi dengan PPP. Dengan mengusung petahana yakni Abdul Hafidz sebagai bupati berasal dari PPP dan Bayu Ardiyanto sebagai Wakil Bupati dari NasDem.

Pada Pilkada lalu, ujar Akhwan, keduanya maju sebagai calon independen (perorangan) dengan memperoleh kemenangan mutlak 70%.

"Kami tidak berani suul adab (melanggar etika), sejak awal sudah ada komitmen dengan almarhum Syaikhona Mbah Maimun Zubair. Dan kami tidak berani melawan itu," ungkapnya.

Sementara itu untuk Blora, menurut Akhwan, meskipun saat ini Bupati berasal dari NasDem namun untuk pilkada mendatang masih terus dikomuniasikan dengan partai politik yang akan menjadi koalisi. Dengan tujuh kursi di DPRD Blora, NasDem tetap akan mengusung calon dengan posisi sebagai nomor satu atau nomor dua masih didiskusikan.

baca juga: Merawat Brebes di Perantauan Dengan Pentas Seni

Menyinggung tentang penjaringan, Akhwan mengatakan sudah ada beberapa calon di beberapa daerah yang mendaftar ke NasDem untuk dapat diusung baik sebagai calon bupati maupun wakil bupati. Namun saat ini masih dalam proses seleksi untuk dapat menentukan calon yang tepat.

"Kami juga sedang lakukan survei dari masing-masing calon yang akan diusung atau didukung," tambahnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More