Senin 28 Oktober 2019, 08:30 WIB

Brebes Gelar Pentas Seni Budaya di TMII

Supardji Rasban | Nusantara
Brebes Gelar Pentas Seni Budaya di TMII

MI/Supardji Rasban
Pentas Seni Budaya Brebes bertema Batu Batu Bertutur Takir di TMII Jakarta

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, menggelar pentas seni di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Selain menyaksikan pentas seni, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Brebes dari mulai camat hingga bupati bersilaturahmi dengan sejumlah paguyuban/komunitas masyarakat Brebes yang ada di ibu kota.

Pentas seni budaya mengusung tajuk Batu Batu Bertutur Takir. Tema tersebut mengeksplorasi kearifan ekologi menjadi sumber ide yang tak habis bagi ruang pertunjukan seni.

Di dalamnya menghadirkan harmoni alam dan sifat manusia berkorelasi dengan ekologi. Salah satunya tersaji dalam musikalisasi musik batu yang menghasilkan nada-nada yang memesona.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Brebes, Wijanarto, menyampaikan Batu Batu Bertutur Takir merupakan kolaborasi etnik musik batu dan perkusi yang mengiringi sendratari kreasi tari.

"Para penarinya dari Dewan Kesenian Brebes Wilayah Selatan bersama sanggar seni wilayah Selatan," ujar Wijanarto melalui rilis yang diterima Senin (28/10).

Bupati Brebes Idza Priyanti menuturkan tak sekadar pentas seni tak sekadar melihat pentas seni dan budaya Brebes. Tetapi ada yang lebih penting dari semua itu merajut kebersamaan satu bersaudara keluarga Brebes.

"Saya bangga dan terharu bisa bersilaturahmi dengan warga Brebes yang merantau di Jabodetabek," ujar Idza saat menyampaikan sambutan Pentas Seni dan Budaya Brebes di Anjungan Jawa Tengah tersebut.

Menurut Bupati, di tengah kota Metropolitan ternyata warga Brebes masih bisa hidup bergotong royong menjalin silaturahmi. Perasaan senasib sepenanggungan diminta dieratkan dengan jalinan silaturahmi.

"Alhamdulillah, persatuan dan kesatuan ini menjadi modal berharga untuk pembangunan Brebes. Ide ide dan gagasan cemerlang lahir dan telah diciptakan oleh masyarakat Brebes di Perantauan," ungkapnya.

Baca juga: Seni Budaya Bali Pukau Delegasi IMF dan Bank Dunia

Ketua Majelis Silaturahmi Keluarga Brebes (Masigab), Carto, mengaku bangga dengan Pentas Seni Budaya yang menjadi alat perekat dan simpul persatuan dan kesatuan masyarakat Brebes di Perantauan.

Carto menunjukkan kepada hadirin kalau Masigab telah menjembatani masyarakat perantau Brebes dengan Pemerintah Kabupaten Brebes. Berbagai kegiatan sosial, ekonomi dan pendidikan telah dilakukan.

Bidang sosial seperti pemberian bantuan air bersih, pertolongan kepada masyarakat Brebes yang sakit ataupun korban KDRT, bidang ekonomi telah dibentuknya paguyuban UMKM Remojong dan pendidikan akan membuat Kampung Literasi.

"Paguyuban perantau Brebes, ternyata ada 45 yang hadir pada kesempatan hari ini dengan jumlah sekitar 500 orang," ucap Carto.

Selain pentas Seni Budaya pertunjukan tahunan di TMII Jakarta juga digelar Bazar Produk Unggulan Lokal di antaranya aneka kuliner khas Brebes, seni kriya, Batik Brebesan/ Salem, olahan kopi dan industri kreatif lainnya.

Stand bazar diisi OPD yang berkaitan dengan pembinaan UMKM seperti Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Koperasi, Usaha Menemgah dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Masigab, UMKM Remojong dan Warung Seafood Brebes di Jabodetabek.

Selain bupati juga hadir jajaran Forkompinda, Pimpinan DPRD Brebes, Pimpinan OPD se-Kabupaten Brebes serta 45 lembaga perantauan Warga Brebes di Jabodetabek serta tamu undangan lainnnya.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More