Senin 28 Oktober 2019, 07:50 WIB

Diguyur Hujan, Kualitas Udara Jakarta Membaik

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Diguyur Hujan, Kualitas Udara Jakarta Membaik

MI/Ramdani
Foto udara suasana Jl Jenderal Sudirman-Bundaran Semanggi dengan latar gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi Jakarta, Senin (2/9)

 

SETELAH diguyur hujan lebat semalam, kualitas udara Jakarta pagi ini, Senin (28/10), membaik. Hal itu terbukti dengan keluarnya Jakarta dari 10 besar kota dengan kualitas udara terburuk dunia di situs Air Visual.

Pagi ini, Jakarta menempati peringkat 19 dengan skor 130 atau tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan jumlah muatan polutan 47 mikrogram per meter kubik.

Sedangkan Kota Beijing menempati urutan pertama kota dengan polusi terburuk dan skor 351 atau berbahaya. Di tempat kedua dan ketiga ditempati kota New Delhi dan Kalkota masing-masing dengan skor 339 dan 293.

Baca juga: Kualitas Udara Terdampak Titik Panas

Sementara berturut-turut di peringkat 4-10 kota dengan polusi terburuk ialah Lahore, Hanoi, Belgrade, Karachi, Skopje, Kabul dan Sarajevo.

Sebelumnya, Jakarta selalu masuk dalam 10 besar kota berpolusi terburuk dunia. Contohnya pada 17 Oktober, Jakarta menempati peringkat ke-7 dengan skor 157 dan memiliki muatan polutan 72,1 mikrogram per meter kubik.

Sementara itu terdapat dua titik di Jakarta yang memiliki kualitas udara medium atau cukup yakni Gelora Bung Karno dengan skor 87 dan Jalan Medan Merdeka Selatan dengan skor 91.(OL-5)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Sejak 27 Mei, Polisi Tindak 18.708 Kendaraan Tanpa SIKM

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:20 WIB
"Pengendara yang melewati pos pemeriksaan SIKM di luar wilayah DKI Jakarta terbanyak di Kabupaten Tangerang, yaitu sebanyak 7.571...
MI/BARRY FATHAHILLAH

PDIP: Tak Perlu PSBL, Seluruh Wilayah Harus Diawasi Ketat

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 07:38 WIB
Ia khawatir, dengan PSBL yang menyasar RW-RW yang masih berstatus zona merah nantinya akan mengendurkan pengawasan di wilayah...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Jangan Euforia Sambut Kenormalan Baru

👤Ins/Put/Ykb/J-1 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:50 WIB
“Masyarakat tidak perlu euforia saat new normal. Seperti kasus wabah flu Spanyol dulu, gelombang kedua terjadi karena masyarakat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya