Senin 28 Oktober 2019, 03:30 WIB

Sivia Azizah: Hijab bukan Pembatas Diri

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Hiburan
Sivia Azizah: Hijab bukan Pembatas Diri

DOK INSTAGRAM @SIVIAZIZAH
Sivia Azizah

 

MEMAKAI hijab hitam yang terbilang simpel tanpa lilitan, tampilan Sivia Azizah, 22, aktris sekaligus penyanyi ini cukup menarik perhatian karena tampak segar pada konferensi pers Clear Hijab Pure di perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2020, di Senayan City, Jakarta, Jumat (25/10).

Mantan personel grup musik Blink itu memang telah mengubah penampilannya dengan berhijab sejak 2017. Namun, hal itu tidak membuat dirinya kesulitan memilih gaya berbusana. Alih-alih memakai busana yang cenderung konvensional, ia justru mengaku masih bisa mengeks­presikan diri lewat fesyen.

“Siapa bilang kita enggak bisa menggunakan hijab dan tetap terlihat stylish. Saat ini sudah banyak pilihan model pakaian dan hijab yang mengusung tema modest,” kata Silvia yang juga seorang DJ radio.

Brand Ambassador salah satu sampo itu bahkan menjadi panutan hijaber Indonesia karena gaya berpakaiannya yang modis. Ia bahkan dianggap sebagai fashion influencer oleh pengikutnya di Instagram yang sudah mencapai 1 juta orang.

“Aku sering mix and match untuk memilih pakaian sehari-hari, jadi aku bisa tahu mana model busana yang aku suka. Aku sering lihat tutorial mix and match di Youtube,” jelas peserta pencarian bakat Idola Cilik di sebuah televisi swasta tersebut.

Sivia sendiri lebih senang memadukan hijab gaya streetwear dengan warna-warna monokrom, seperti hitam atau putih. Sesekali ia memasukkan unsur warna bold seperti emas di antara monokrom untuk menciptakan keunikan dan ciri khas yang membedakan dirinya dari hijaber lain.

Dalam Jakarta Fashion Week 2020, Sivia berkolaborasi dengan label fesyen IKYK memberikan inspirasi gaya edgy, tapi tetap kasual. Padahal, Sivia mengaku dulu ia mempunyai banyak pertimbangan untuk sebelum memakai hijab, termasuk ka­riernya ke depan. Ia sadar, keraguan seperti itu menghampiri banyak orang yang akan melakukan hijrah serupa. “Kalau pertama punya movement menurut kalian sulit, atau besar. Pakai aja dulu hijabnya. Enggak usah dipikir dua kali. Apalagi kalau keputusan besar kayak gini enggak gampang, ya, lakuin saja,” ujar perempuan kelahiran 14 Februari 1997 tersebut.

Koleksi sneakers

Memiliki penampilan bergaya streetwear membuat Sivia tak bisa jauh dari salah satu item feysen yang paling penting, yakni sepatu berjenis ­sneakers. Penggunaan ­sneakers, terang Sivia, menunjang aktivitas sekaligus penampilannya yang kasual. “Aku nyaman pa­kainya, kayak dipakai jalan sejauh apa, berdiri selama apa, sneakers membantu kegiatan aku sih,” kata Sivia.

Ia pun menyiapkan bujet khusus dari honornya untuk belanja sneakers. Tak heran, koleksi sneakers-nya mencapai puluhan. Sejumlah koleksi tersebut, didapatnya dari berburu sneakers di luar negeri meng­ingat tak semua jenis sneakers dijual di Jakarta. “Sambil jalan-jalan, aku cari sneakers yang susah didapatkan kalau di Jakarta,” menambahkan.

Setelah tak lagi tergabung dengan Blink, Sivia lebih banyak berakting dalam beberapa sinetron dan film, seperti Heart Beat dan Cahaya Cinta Pesantren.

Namun, ia tak benar-benar meninggalkan dunia musik. Belum lama ini, ia telah mengeluarkan single baru berjudul New York. New York bakal menjadi single pertama menuju album yang rencananya keluar pada 2020. Dalam penggarapannya, Sivia menulis sendiri lagunya kemudian dibantu oleh Petra Sihombing sebagai produser. (H-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More