Minggu 27 Oktober 2019, 14:29 WIB

Arief Rahman: Nadiem Belum Kerja, Kok Sudah Diragukan?

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Arief Rahman: Nadiem Belum Kerja, Kok Sudah Diragukan?

MI/Andri Widiyanto
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim

 

DI tengah banyaknya pihak yang meragukan kemampuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dalam memimpin Kemendikbud, pengamat pendidikan Arief Rachman memilih untuk tidak menilai terlebih dahulu sebelum melihat kinerja mantan CEO Gojek tersebut. Arief mengaku, hanya sempat bertemu dengan Nadiem dalam acara pisah sambut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beberapa hari yang lalu.

"Kan belum kerja, masa diragukan," kata Arief kepada Media Indonesia, Minggu (27/10).

Arief menjelaskan, yang perlu dilakukan Nadiem untuk menjawab keraguan pihak-pihak tersebut yakni dengan melaksanakan pendidikan sesuai dengan Undang-Undang Pendidikan.

"Bahwa pendidikan adalah proses usaha untuk mengembangkan lima potensi. Potensi spiritual, potensi emosional, potensi intelektual, potensi jasmani, dan potensi sosial," tuturnya.

Selain itu, Nadiem juga perlu mengoordinasi seluruh pihak dalam sektor pendidikan agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

"Indonesia ini punya 51 juta murid, punya 3 juta guru. Jadi oleh Pak Muhadjir itu semua disuruh taat pada azaz, taat pada peraturan," tandasnya.

Seperti diketahui, sejumlah pihak ragu Nadiem mampu mengelola sektor pendidikan di Tanah Air. Sebut saja Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboebakar Alhabsyi yang menilai kemampuan Nadiem ada pada sektor bisnis.

baca juga: Festival Ratoh Jaroe, Diplomasi Budaya ala Aceh

"Ini akan dilihat seperti ada gambling pada dunia pendidikan kita. Padahal ini adalah sektor yang sangat menentukan masa depan bangsa," ujar Aboebakar dalam keterangan tertulis, Rabu (23/10). (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More