Sabtu 26 Oktober 2019, 21:15 WIB

Menag Sebut Pihak yang tidak Ingin Rukun bukan Bangsa Indonesia

Melalusa Susthira K | Humaniora
Menag Sebut Pihak yang tidak Ingin Rukun bukan Bangsa Indonesia

MI/Ramdani
Menteri Agama Fachrul Razi

 

MENTERI Agama Fachrul Razi menegaskan tekad bangsa Indonesia yakni terus mengedepankan kerukunan dan persatuan bangsa. Ia menyebut pihak yang tidak menginginkan terciptanya kerukunan dan memecah belah persatuan bukan lah bangsa Indonesia.

"Tekad kita semua kan sama pokoknya kalau ngomongin masalah kerukunan, kalau ada (yang tidak ingin rukun) berarti bukan orang Indonesia" ujar Fachrul saat berkunjung ke Komplek Media Grup, Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu (26/10).

Sementara itu, Fachrul menjadikan Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa. Ia juga menggarisbawahi pentingnya toleransi sebagai alat untuk mengokohkan bangsa Indonesia, sembari menambahkan tidak akan memberi ruang kepada anti-toleran.

"Semua bagaimana pun kita beda-beda dalam negara Kesatuan Republik Indonesia titik temunya di Pancasila," pungkasnya.


Baca juga: Kecintaan terhadap Bahasa Indonesia makin Luntur


Fachrul lantas berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk menggunakan hati nuraninya sebagaimana yang dituntun dalam ajaran dan nilai agama yang diyakini masyarakat Indonesia, agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang sengaja ingin memecah belah persatuan bangsa.

"Kembalikan aja kepada hati nurani masing-masing bahwa kalau agama apapun dia semua tujuan agama itu kan sama, memberikan rahmat bagi semua manusia. Ya udah sama, enggak ada agama yang beda dari itu," tutupnya.

Sebelumnya, Fachrul menuturkan bahwa dirinya bukanlah Menteri Agama Islam, melainkan menteri yang mencakup agama-agama lainnya di Indonesia. Pernyataan tersebut kerap dilontarkan Fachrul sejak ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (23/10) lalu. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More