Sabtu 26 Oktober 2019, 11:32 WIB

JK Memilih Kegiatan Sosial Daripada Jadi Wantimpres

Lina Herlina | Politik dan Hukum
JK Memilih Kegiatan Sosial Daripada Jadi Wantimpres

MI/Lina Herlina
Mantan Wapres Jusuf Kalla disambut di kampung halamannya Makassar, Sulawesi Selatan, hari ini.

 

MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sabtu (26/10) memilih pulang kampung dan beristirahat selama dua hingga tiga hari di Kota Makassar.

"Saya istirahat, pulang kampung istirahat, tidak ada agenda-agenda lain selain ketemu keluarga dan alhamdulillah semua sehat-sehat," kata Kalla di teras rumahnya, Jalan Haji Bau Makassar.

Setelah istirahat sejenak, Kalla mengaku akan fokus pada kegiatan keagamaan kegiatan sosial dan pendidikan. "Kalau bisnis, itu urusan anak-anak," lanjutnya yang menambahkan istirahat ala Jusuf Kalla ya biasa saja.

Saat ditanya kemungkinan ia ditawari menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia, Kalla menyahut, "Endaklah".

Baca juga: Jusuf Kalla Pamit ke Staf Setwapres dan Pendukung

Dan ditanya kembali, jika seandaianya ia diminta menjadi Wantimpres? Kalla dengan lugas mengatakan nanti dipikirkan. "Nanti itu dipirkan, karena susah, tidak boleh urus sosisal, dan organisasi, banyak tidak nya," terang Kalla sambil mikir.

Kalla bersama sang istri, Mufidah Jusuf Kalla, tiba di Makassar bersama Pukul 08.19 Wita dengan pesawat Garuda Indonesia GA-604. Dan dijemput Gubenur Sulsel, Nurdin Abdullah, dan diantarkan langsung ke kediaman Kalla di Jalan Haji Bau Makassar.

Di kediaman Kalla sudah berkumpul ribuan orang yang berasal dari berbagai elemen masyarakat. Ia disambut dengan pengalungan bunga, angngaru dan salawat badar.

Sementara Nurdin Abdullah sendiri menilai, sosok Kalla masih sangat dibutuhkan bangsa dan negara. Walaupun sudah tidak menjabat sebagai Wapres.

"Pak JK itu tokoh perdamaian dunia dan merupakan kebangaan masyarakat Sulsel. Belaiu telah membawa suasana Sulsel itu identik Pak JK yang berhasil mendampingi dua presiden. Pak JK itu sosok yang tahu menempatkan diri dan sebagai wakil presiden yang baik," pungkas Nurdin. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More