Sabtu 26 Oktober 2019, 07:40 WIB

Surya Paloh Akui kian Akrab dengan Prabowo

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Surya Paloh Akui kian Akrab dengan Prabowo

MI/RAMDANI
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersenda gurau dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri).

 

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh turut hadir dalam acara pelantikan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Jum'at (25/10). Surya terlihat akrab dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga hadir dan berdiri bersebelahan.

Sebelum acara dimulai, Surya dan Prabowo terlihat mengobrol. Keduanya sesekali tertawa menunjukkan keakraban. Prabowo bahkan sempat memegang lengan Paloh seperti merangkul.

"Banyak (yang dibicarakan). Pak Prabowo, kan, teman lama, berteman sudah sekian puluh tahun," kata Surya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Surya mengatakan, masuk-nya Gerindra ke koalisi pemerintahan membuat suasana kebatinan dan keakraban semakin dekat. "Maka komunikasi itu bisa lebih cair, kita bisa bicara apa saja," kata Surya.

Berbeda dengan Surya, Prabowo memilih irit bicara saat ditanya hal yang sama. "Mau tahu saja," kata dia seraya masuk ke mobilnya.

Sebelumnya, keduanya bertemu di kediaman Surya Paloh, Jakarta, dalam rangkaian safari politik Prabowo ke ketua-ketua umum partai koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Pada pertemuan itu, Surya dan Prabowo sepakat bahwa kepentingan bangsa harus diletakkan di atas kepentingan lain, termasuk kepentingan parpol yang mereka pimpin.

Dalam kaitan penunjukan mantan bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Wahyu Sakti Trenggono sebagai wakil Menhan, Prabowo menyambut positif. Ia menilai Tenggono memiliki reputasi yang baik.

"Ya bagus, reputasinya (Trenggono) bagus," kata Prabowo di Kantor Kemenhan saat hendak bertolak ke Istana Kepresidenan.

Meski begitu Prabowo tidak berkomentar lebih jauh. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku sedang terburu-buru."Iya ini mau ke Istana," ujar Prabowo singkat.

Di kesempatan terpisah, Wahyu Sakti Trenggono mengaku diminta Presiden Joko Widodo membantu Menhan.  "Menjawab visi Presiden yaitu industri pertahanan bisa mulai kita kembangkan," kata Trenggono. (Mal/Medcom/P-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More