Jumat 25 Oktober 2019, 22:40 WIB

Penempatan Menteri Kurang Tepat Bisa Hambat Ekonomi

MI | Ekonomi
Penempatan Menteri Kurang Tepat Bisa Hambat Ekonomi

ANTARA
Peneliti senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati

 

PEMILIHAN anggota tim ekonomi pada Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik dinilai kurang tepat dan dikhawatirkan bakal memperlambat roda pembangunan bangsa.

"Saya kira, Presiden (Joko Widodo) tersandera karena ternyata semangat the right man on the right place tidak terwujud dalam Kabinet Indonesia Maju," ujar Peneliti senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati dalam diskusi media, di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (24/10).

Penempatan anggota kabinet baru, kata Enny, tidak seluruhnya mencerminkan upaya Presiden Jokowi dalam memberikan ruang yang tepat dan proporsional bagi para pembantunya untuk bekerja sesuai kapasitas masing-masing.

"Misalnya akan sangat tepat jika Nadiem Makarim sebagai Menteri UKM sebab akan mendorong percepatan pertumbuhan startup di Indonesia dengan pendekatan teknologi. Itu yang kami sebut, the right man on the right place," ungkap Enny.

Sektor ekonomi yang menjadi salah satu tulang punggung pembangunan bangsa sangat memerlukan sinergi antarkementerian/lembaga (K/L). Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bertanggung jawab atas tercapai nilai investasi di Indonesia sesuai target. Karena itu, kapasitas, wawasan, dan kecakapan diplomasi Kepala BKPM harus mumpuni pada tingkat global.

"Kepala BKPM harus mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris sehingga bisa meyakinkan investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Jangan sampai upaya keras Kepala BKPM sebelum-sebelumnya menjalin relasi dan kerja sama dengan dunia internasional buyar hanya karena Kepala BKPM yang baru tidak mampu berbahasa Inggris secara baik," papar Enny.

Secara terpisah, Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Muhadjir Darwin menilai pemilihan dan penunjukan para menteri cukup seimbang secara politik dan profesional. Kabinet, kata dia, diorientasikan untuk menjawab tantangan masa depan secara tepat. "Misalnya, Menkeu tetap berada di tangan orang yang tepat. Tito terbukti mempunyai manajemen yang bagus," tandasnya. (RO/E-3)

Baca Juga

Ilustrasi

Mendagri Desak Kepala Daerah Segera Belanjakan APBD

👤Putra Ananda 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 01:00 WIB
Ia menegaskan, realisasi anggaran sangat dibutuhkan untuk mendukung pemulihan...
Dok.WOM Finance

Bantu Warga di tengah Pandemi,WOM Finance Luncurkan Promo Merdeka

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 00:13 WIB
Program promo Merdeka diluncurkan sebagai salah satu upaya membantu konsumen yang memiliki kendala pendanaan akibat dampak pandemi...
Dok.PLN

Amankan Aset Negara, PLN gandeng KPK dan BPN Se-Provinsi Jambi

👤Raja Suhud 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 22:00 WIB
PLN merencanakan program sertifikasi tanah dengan target sejumlah 1980 persil sertifikasi baru sehingga pada akhir tahun 2020 aset...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya