Jumat 25 Oktober 2019, 20:26 WIB

Syahrul Minta Amran Bantu Bereskan Data Pangan

Antara | Ekonomi
Syahrul Minta Amran Bantu Bereskan Data Pangan

MI/PIUS ERLANGGA
Menteri Pertanian periode 2014-2019 Andi Amran Sulaiman (kanan) bersalaman dengan Menteri Pertanian periode 2019-2024 Syahrul Yasim Limpo

 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta agar Menteri Pertanian periode 2014-2019 Andi Amran Sulaiman untuk tidak kembali ke kampung halamannya sebelum data pangan selesai diseragamkan.

Dalam sambutannya pada kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab), Menteri Syahrul Yasin menegaskan di hari 100 pertamanya ia bekerja, masalah data pangan harus selesai, mengingat data tersebut dibutuhkan dalam pengambilan kebijakan.

"100 hari ini masalah data harus selesai. Pak Amran, bantu saya. Masalah data ini tidak boleh lama-lama. Dengan kemarau, cuaca labil, masih adakan panen itu. Makanya saya bilang, Pak Amran jangan jauh-jauh dulu, jangan pulang kampung dulu," kata Mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat.

Syahrul Yasin pun meminta kepada jajaran eselon I dan II untuk mengawal keseragaman data pangan yang harus selesai dalam 100 hari pertama. Ia mengingatkan bahwa tidak boleh ada pejabat Kementan yang tidur nyenyak.

Baca juga: Mentan: Jangan Lakukan yang Saya Tidak Suka, Atau Disingkirkan

Selama lima tahun Kabinet Kerja 2014-2019, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pun mengakui bahwa bahwa 92 persen sampel untuk mengolah data lahan sawah yang diambil dari citra satelit melalui skema Kerangka Sampel Area (KSA) tidak akurat.

Padahal, data tersebut sudah disahkan oleh empat lembaga, yakni Badan Pusat Statistik, Badan Informasi Geospasial, Kementerian ATR/BPN dan Lapan.

"Izinkan kami sampaikan di forum ini. Kami tidak sampaikan sebelumnya karena aku khawatir itu gaduh. Data pangan yang ada dengan teknologi tinggi, dengan citra satelit, itu salah," kata Amran.

Kepada seluruh pegawai Kementerian Pertanian, Mentan juga menegaskan tidak boleh ada agenda atau kerja sama di bawah meja. Ia pun siap memberantas mafia pangan di lapangan.

"Mana itu mafia, tunjukkan kepada saya. Saya biasa tempur di lapangan kok. Saya tidak pernah bermain-main untuk itu. Siapa pun menghambat selama saya dapat izin dari Presiden, saya akan tabrak itu," kata Syahrul.(OL-4)

Baca Juga

Antara/M Risyal Hidayat

Dibuka Besok, IHSG Diprediksi Melemah

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:08 WIB
Analis menilai pergerakan IHSG berpotensi rebound pada akhir pekan. Namun, sentimen dari pasar keuangan global patut...
MI/Vicky Gustiawan

Produksi Pertanian dan Sayuran Meningkat, Ekspor Tumbuh Positif

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 17:28 WIB
Pihaknya, berharap momen pandemi ini menjadi momentum untuk makin cinta produk petani...
DOK KEMENTAN

Yuk, Coba Pangan Lokal Hasil Pekarangan untuk Lebaran

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 17:12 WIB
Sebab melalui cara pangan dari pekarangan, kebutuhan pangan keluarga secara swadaya bisa dipenuhi dan mendukung gerakan yang lebih besar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya