Jumat 25 Oktober 2019, 18:14 WIB

Wamen Butuh Tupoksi yang Jelas

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Wamen Butuh Tupoksi yang Jelas

MI/ Ramdani
Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin bersama 12 wakil menteri

 

PENGAMAT politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk menilai penempatan 12 wakil menteri cukup baik karena diposisikan di kementerian yang memiliki tugas berat. Supaya tidak tumpang tindik kewenangan dengan menteri, menurutnya, wamen perlu mendapatkan tugas yang jelas.

"Beberapa kementerian kan sekopnya memang luas, masih ok  ada Wamen," katanya kepada Media Indonesia, Jumat (25/10).

Namun, menurut dia, pemilihan wamen itu tidak seluruhnya berdasarkan kebutuhan sebab ada yang hanya mengadopsi kepentingan partai pengusung yang belum mendapatkan jatah kursi di kabinet. Kemudian kehadiran wamen juga harus dipastikan tidak mengaburkan salah satu isu yang diangkat saat Presiden Jokowi yakni birokrasi ramping.

"Ya itu dia, padahal di pidato semangantnya debirokratisasi dengan menghilangkan eselon 1 eselon 2, tapi di sisi lain malah menambah formasi Wamen. Kesanya tidak konsisten,'" jelasnya.

Hamdi menyarankan supaya Wamen mendapatkan tugas khusus supaya dalam perjalanannya ke depan tidak menambah panjang birokrasi serta hadirnya matahari kembar atau bertentangan dengan kebijakan Menterinya. "Sebaiknya diberi tupoksi yang jelas saja. Biar enggak tumpang tindih," pungkasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More