Jumat 25 Oktober 2019, 16:37 WIB

Wamen PUPR: Infrastruktur Indonesia Timur Terus Dilanjutkan

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Wamen PUPR: Infrastruktur Indonesia Timur Terus Dilanjutkan

MI/RAMDANI
Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo

 

PRESIDEN Joko Widodo menunjuk John Wempi Wetipo menjadi Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10).

Putra Papua yang juga mantan Bupati Jayawijaya itu mengaku siap menjalankan visi presiden untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur khusus di wilayah Indonesia bagian timur.

“Sebagai wakil menteri saya siap membantu dengan program yang sudah ada dan yang belum terlaksana di tahun kemarin. Saya berharap kita punya data yang valid supaya pembangunan infrastruktur berjalan baik,” kata Wempi usai dilantik Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10).

Wempi mengatakan secepatnya akan berkoordinasi dengan Menteri Basuki Hadimoeljono untuk pembagian tugas.

Khusus di Papua, ia berharap pasc kerusuhan di beberapa wilayah, pembangunan infrastruktur bisa dilanjutkan. Apalagi, presiden di periode pertama melakukan terobosan dengan membuka jalan isolasi di wilayah pegunungan Papua dengan jalan trans yang sudah dibangun kurang lebih 580 kilometer arah dari Jayapura ke Wamena.

Baca juga: Presiden Lantik 12 Wakil Menteri, Dua untuk Kementerian BUMN

Kemudian dari Wamena ke Pantai Selatan yang sempat terhenti lantaran kerusuhan di Nduga yang membuat pembangunan infrastruktur sempat terhenti.

“Kita harapkan visi misi presiden dan wakil presiden di periode kedua ini kita berharap bisa terus mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memperkenalkan Wempi sebagai putra Papua yang ditugaskan mengawal proyek infrastruktur bersama Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, khususnya di Indonesia bagian timur.

"Beliau akan jadi Wamen PUPR, terutama dalam pengawasan proyek infrastruktur yang banyak sekali di Indonesia, terutama Indonesia bagian timur," kata Jokowi. (A-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More