Jumat 25 Oktober 2019, 13:05 WIB

Menkes Berikan Gaji Pertama untuk BPJS Kesehatan

Indriyani Astuti | Humaniora
Menkes Berikan Gaji Pertama untuk BPJS Kesehatan

ANTARA/Nova Wahyudi
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (tengah) memberikan keterangan kepada media.

 

MENTERI Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menuturkan akan memberikan gaji pertamanya sebagai menteri kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut Menkes, hal itu dilakukan sebagai gerakan moral yang dimulai dari Kementerian Kesehatan guna membantu defisit program JKN.

Tetapi, ia menekankan sumbangan tersebut bersifat pribadi, bukan institusional dari kementerian.

"Secara pribadi, saya akan serahkan gaji pertama saya sebagai Menteri dan tunjangan kinerja saya nanti. Pak Sekretaris Jenderal Kemenkes menyetujuinya mungkin nanti akan diikuti secara masif oleh karyawan di Kementrian Kesehatan dengan kerelaan terserah mereka untuk memberikannya kepada BPJS Kesehatan," terang Menkes sesuai berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Jumat (25/10).

Baca juga: Sambangi BPJS Kesehatan, Menkes Bahas Optimalisasi Pelayanan JKN

Mengenai dasar aturan agar tidak ada kesalahan, Menkes menyerahkan pada BPJS Kesehatan sebab semua uang yang masuk harus disertai pertanggungjawaban.

Ketika ditanya besaran gaji sebagai menteri, Terawan belum mengetahuinya.

"Sampai sekarang tidak tahu karena itu gaji pertama buat seseorang adalah gaji yang harus diserahkan pada Yang Maha Kuasa. Saya lihat bahwa ini rakyat yang menderita karena persoalan ini maka saya tergerak hati  juga kementerian saya untuk saya berkontribusi membantu," ucapnya.

Direktur BPJS Kesehatan yang akan mengemukakan besarannya secara transparan.

Direktur BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyampaikan pihaknya akan membuat aturan sebagai acuan agar pemberian uang tersebut tidak melanggar aturan.

"Kami apresiasi jangan dilihat dari jumlahnya kita sangat menghargai usaha itu," tutur Fachmi. (OL-2)

Baca Juga

AFP/Dok. Kementerian BUMN

Tak Tinggal di Bandung, Erick Thohir tak Bisa Jadi Relawan Vaksin

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 00:15 WIB
"Salah satunya adalah keharusan berdomisili di Bandung Raya dan larangan meninggalkan wilayah penelitian hingga penelitian selesai....
MI/M. Irfan

Bagian Dari Negara, Pengesahan RUU Masyarakat Adat Mendesak

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 22:09 WIB
Devi menjelaskan RUU Masyarakat Hukum Adat apabila sudah disahkan membantu negara untuk menunaikan mandat konstitusi dengan memenuhi...
Dok. Pribadi

Perluas Bisnis Kecantikan dengan Memaksimalkan Teknologi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 21:06 WIB
Tidak cukup hanya mengandalkan media sosial seperti Instagram dan Facebook, saluran lain seperti situs juga harus digarap dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya