Jumat 25 Oktober 2019, 12:45 WIB

Gara-Gara Melon dan Kepiting, Mendag Jepang Mundur

Antara | Internasional
Gara-Gara Melon dan Kepiting, Mendag Jepang Mundur

AFP/STR/JIJI PRESS
Menteri Perdagangan Jepang Isshu Sugawara

 

MENTERI Perdagangan Jepang Isshu Sugawara, Jumat (25/10), mengundurkan diri setelah muncul tuduhan pelanggaran undang-undang pemilu.   

Pengundurannya hanya berselang sebulan setelah menerima jabatan penting dengan tugas menangani sengketa dagang dengan negara tetangga Korea Selatan.    

Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan ia menerima pengunduran diri Sugawara dan meminta Hiroshi Kajiyama untuk mengambil alih pimpinan di Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri.      

"Saya bertanggung jawab atas penunjukannya dan saya sangat memohon maaf kepada rakyat Jepang terkait hasil ini," kata Abe di hadapan wartawan di kantornya.   

Sugawara di bawah tekanan setelah media menyebutkan ia memberikan sumbangan berupa melon dan kepiting yang mahal kepada orang yang memilihnya di daerah pemilihannya di Tokyo.

Baca juga: Teror Putih Ancam Tokoh Prodemokrasi Hong Kong

Ia juga disebut menawarkan uang duka kepada keluarga pendukung, yang mungkin melanggar hukum undang-undang pemilu.    

Sugawara harus memberikan klarifikasi, kata Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga sehari sebelumnya.    

"Saya tidak ingin masalah saya memperlambat pertimbangan parlemen," kata Sugawara soal pengunduran dirinya kepada wartawan, Jumat (25/10).    

Kajiyama, yang akan memimpin pembicaraan perdagangan dengan Seoul seandainya ia menerima penunjukan itu, sebelumnya masuk dalam jajaran menteri kabinet Abe sebagai menteri yang ditugaskan merevitalisasi ekonomi lokal. (OL-2)

Baca Juga

AFP

Juli, Spanyol Izinkan Turis Asing Masuk

👤Ant 🕔Senin 25 Mei 2020, 20:01 WIB
Pemerintah  berencana mencabut aturan wajib karantina 14 hari bagi pendatang dari luar negeri dalam beberapa pekan ke...
INSTAGRAM/kbridsm

Berbagi Keceriaan Idulfitri untuk WNI di Tanzania

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 14:00 WIB
Duta Besar RI Dar es Salaam Prof. Dr. Ratlan Pardede berharap Idulfitri tahun ini tidak kehilangan makna karena keterbatasan yang ada...
AFP/KARIM JAAFAR

Dianggap Langgar Privasi, Aplikasi Covid-19 Qatar Tuai Kecaman

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Mei 2020, 12:15 WIB
Aplikasi versi Qatar ini juga memaksa pengguna gawai Android untuk mengizinkan akses ke galeri foto dan video serta mengizinkan aplikasi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya