Jumat 25 Oktober 2019, 10:10 WIB

Menhan akan Lakukan Terobosan

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Menhan akan Lakukan Terobosan

MI/Maulana Ibrahim
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) dan Menteri Pertahanan periode 2014- 2019 Ryamizard Ryacudu.

 

MENTERI Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan siap melaksanakan semua tugas yang diserahkan oleh Ryamizard Ryacudu, khususnya dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Saya akan sekuat tenaga melanjutkan apa yang sudah dirintis untuk mencari terobosan baru,” ujar Prabowo kepada wartawan seusai serah terima jabatan Menteri Pertahanan RI dari Ryami­zard kepada Prabowo di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, kemarin.

Ketua Umum Partai Gerindra itu enggan menjelaskan secara detail ketika disinggung apa saja tugas awal yang bakal dilaksanakan, terutama terkait peningkatan kesejahteraan prajurit TNI dan postur alat utama sistem persenjataan (alutsista). “Saya baru serah terima jabatan dan belum belajar semua masalah. Saya tidak mungkin kasih jawaban yang tepat. Intinya pemerintah pasti perhatikan dan menteri lama pasti sudah perhatikan. Kita akan lanjutkan yang belum dan kita cari persetujuan dari mana-mana,” kata dia.

Pada kesempatan itu Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada Ryamizard atas jasa dan pengabdiannya selama mengemban tugas sebagai menhan. Ia meyakini teman satu angkatannya di Akademi Militer itu akan terus mengabdi di bidangnya serta menyuarakan kecintaan kepada Tanah Air.

Pada kesempatan itu, Ryami­zard menambahkan bahwa tugas menhan sangat luar biasa. “Pejabat yang mengemban tugas sebagai menhan harus mampu menjaga kedaulatan dan keutuh­an bangsa,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan konsep pertahanan Prabowo Subianto sudah disampaikan kepada Presiden Jokowi dan diterima sehingga menjadi visi Kabinet Indonesia Maju. “Memang itu bukan visi menteri, kami kan sudah diterima Presiden dan itu sudah menjadi visi Kabinet Indonesia Maju,” kata Dasco di kompleks parlemen.   

Dia mengatakan ada beberapa konsep Prabowo yang sudah disampaikan kepada Presiden Jokowi, salah satunya terkait pertahanan keamanan. Menurut Dasco, Prabowo tidak memiliki visi dan misi sendiri sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju dan akan menyusun seluruh program kerja yang akan dilaksanakan sebagai menhan untuk jangka pendek atau panjang, dan melaporkannya kepada Jokowi untuk dimatangkan lebih lanjut.

 

Ancaman bersama

Ryamizard menjelaskan ada tiga dimensi ancaman yang harus dihadapi secara bersama. Pertama, ancaman belum nyata atau ancaman perang terbuka yang dianggap masih sangat kecil kemungkinannya terjadi.

Kedua, ancaman nyata yang terdiri atas ancaman terorisme dan radikalisme, separatisme dan pemberontakan bersenjata, termasuk bencana alam, pelanggaran wilayah perbatasan, perom­pakan dan pencurian sumber daya alam, wabah penyakit, perang siber dan intellijen serta peredaran dan penyalahgunaan narkoba. “Terakhir, ancaman terhadap mindset. Ini paling sangat berbahaya. Kenapa? Karena dia akan mengubah ideologi Pancasila dengan konsep khilafah dan lain sebagainya,” pungkasnya. (Ant/P-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More