Jumat 25 Oktober 2019, 08:40 WIB

Menteri Tenaga Kerja Mulai Inventarisasi Regulasi yang Menghambat

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Menteri Tenaga Kerja Mulai Inventarisasi Regulasi yang Menghambat

MI/Andhika Prasetyo
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah memimpin rapat pimpinan di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan.

 

MENTERI Ketenagakerjaan Kabinet Indonesia Maju Ida Fauziah langsung mengumpulkan semua jajaran eselon satu dan dua di lingkup Kementerian Ketenagakerjaan dalam rapat pimpinan pada hari kedua bekerja.

Ia meminta seluruh pejabat membantu menginventarisasi berbagai regulasi yang berkaitan dengan tenaga kerja.

"Banyak sekali peraturan perundangan yang tumpang tindih. Presiden minta kita semua menginventarisasi apa saja yang menghambat investasi dan penciptaan lapangan kerja," ujar Ida, melalui keterangan resmi, Jumat (25/10).

Baca juga: Mentan Fokus Perbaiki Data Pertanian Untuk Sempurnakan Kebijakan

Ida menyebut, dalam lima tahun ke depan, Kemenaker akan menyelaraskan seluruh peraturan yang ada demi menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Pelayanan terhadap tenaga kerja juga akan terus ditingkatkan sehingga diharapkan mereka bisa semakin produktif dan memberikan hasil produksi yang lebih baik.

"Kementerian ini sangat strategis karena mengurus persoalan tenaga kerja, berhubungan langsung dengan masyarakat. Maka itu kita semua di kementerian ini harus bekerja dengan sungguh-sungguh," tandasnya. (OL-2)

Baca Juga

Dok/Nasabah Minnapadi

Komisi XI Segera Panggil OJK,Minna Padi dan Nasabah

👤Suryani Wandari Putri 🕔Jumat 10 Juli 2020, 14:10 WIB
DPR masih melihat adanya perbedaaan tafsir dan persepsi antara OJK, nasabah dan Minnapadi soal kewajiban pengembalian dana nasabah serta...
Antara/Sigid Kurniawan

LPS Diberi Wewenang Tempatkan Dana di Bank Bermasalah

👤Raja Suhud 🕔Jumat 10 Juli 2020, 14:05 WIB
Penempatan di satu bank maksimal 2,5% dari total seluruh kekayaan...
Dok/RNI

Sinergi Klaster Pangan BUMN Kembangkan Corporate Farming

👤Raja Suhud 🕔Jumat 10 Juli 2020, 13:45 WIB
Pengembangan lahan pertanian 1.000 ha di Sukamandi ini merupakan awal dari rencana sinergi pengembangan kawasan pertanian yang lebih luas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya