Jumat 25 Oktober 2019, 08:40 WIB

Beri Kesempatan Kabinet Bekerja

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Beri Kesempatan Kabinet Bekerja

MI/ROMMY PUJIANTO
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

 

WAKIL Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengajak semua pihak agar memberi kesempatan kepada menteri-menteri anggota Kabinet Indonesia Maju (KIM) untuk bekerja. Kurangi spekulasi dikotomi antara koalisi dan oposisi di dalam kabinet.

“Janganlah dispekulasikan macam-macam. Keadaan seperti ini sudah teduh, sudah tenang, tinggal memberikan kesempatan kepada presiden untuk bekerja, saya pikir spekulasi-spekulasi itu tidak perlu,” tutur Sufmi.

Sufmi melanjutkan, presiden telah menerima konsep pertahanan yang dibawa Ketua Umum Gerindra yang kini menjabat Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Sufmi mengklaim konsep tersebut kini merupakan konsep presiden yang harus dikerjakan agar dapat terwujud.

“Program kerjanya nanti akan dilaporkan pada presiden sebelum dilakukan langkah program jangka pendek dan program jangka panjang Pak Prabowo di Kemenhan,” jelasnya.

Menurut Sufmi, untuk memastikan visi pertahanan yang digagas Prabowo berjalan dan sesuai dengan visi presiden, Prabowo akan terus melakukan koordinasi dengan Presiden. Tidak ada pembatasan kinerja Kemenhan karena konsep yang diusung sudah sesuai degan konsep dari Presiden.

“Kami kan sudah diterima presiden, dan itu sudah jadi visi Kabinet Indonesia Maju,” ujarnya.

 

Prerogatif Presiden

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pengisian jabatan menteri sepenuhnya hak prerogatif Presiden Jokowi dan sebelumnya mendengarkan masukan banyak pihak termasuk Nahdlatul Ulama (NU). Namun demikian, figur-figur pembantu Presiden Jokowi yang sudah resmi dilantik itu pun tidak akan bisa memuaskan semua pihak.

“Ya kalau kita lihat tugas Pak Jokowi itu kan untuk menjalani konstitusi dan UU dengan selurus-lurusnya, dan kemudian berdedikasi bagi bangsa dan bernegara dengan demikian yang dilakukan beliau adalah kebijakan yang bersifat kolektif bukan orang per orang. Kita ingat apa yang disampaikan Steve Jobs, seorang tokoh inovasi di abad ini, dia selalu mengatakan, kalau kamu mau menjadi pemimpin ya kamu tidak bisa memuaskan semua pihak,” kata Hasto seusai menemani putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka menemui Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, di kediaman Megawati, di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (24/10).

Hasto juga mengapresiasi kinerja relawan Jokowi pada Pilpres 2019 khususnya Pro Jokowi (Projo). Kehadiran relawan sangat baik dalam kontestasi pesta demokrasi dan tidak ada masalah ketika sudah memutuskan untuk membubarkan diri. “Sekiranya relawan membubarkan diri tentu kami memberikan apresiasi atas seluruh kerja dari Projo. Itu keputusan yang tidak bisa kami campur tangan dari hal tersebut,” paparnya.

Menurut Hasto, kehadiran relawan untuk menyukseskan pasangan calon tertentu, maka tugasnya sudah selesai ketika Jokowi sudah dilantik. (Cah/P-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More