Kamis 24 Oktober 2019, 23:50 WIB

Indonesia Serukan Negara GNB Tegakkan Prinsip Multilateralisme

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Indonesia Serukan Negara GNB Tegakkan Prinsip Multilateralisme

azertag.az
Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Gerakan Non-Blok (GNB) di Baku, Azerbaijan

 

PERTEMUAN Tingkat Menteri (PTM) Gerakan Non-Blok (GNB) telah digelar di Baku, Azerbaijan, pada 23 dan 24 Oktober. Pertemuan dihadiri oleh lebih dari 46 negara anggota GNB yang berasal dari wilayah Afrika, Asia-Pasifik, Eropa, dan Amerika Latin.

PTM merupakan pertemuan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) GNB yang akan dilaksanakan pada 25-26 Oktober 2019 di Baku, Azerbaijan.

Pada sesi pembukaan, Menlu Venezuela, Jorge Arreaza, telah menyerahterimakan keketuaan GNB kepada Menlu Azerbaijan, Elmar Mammadyarov.

Dalam sambutan pembukanya, Menlu Azerbaijan, menyampaikan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara berdaulat. Lebih lanjut tekankan pentingnya tegakkan prinsip-prinsip Dasasila Bandung sebagai dasar pergerakan GNB.

Isu-isu utama yang dibahas oleh negara anggota antara lain mengenai perdamaian dan keamanan internasional dan regional, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, pentingnya kerja sama internasional dan falsafah multilateralisme, perubahan iklim, dan Agenda Pembangunan Berkelanjutan.


Baca juga: Teror Putih Ancam Tokoh Prodemokrasi Hong Kong


Mewakili delegasi Indonesia, Duta Besar RI untuk Republik Azerbaijan, Husnan Bey Fananie, menekankan pentingnya prinsip multilateralisme.

"Negara-negara GNB harus bersatu untuk mencari solusi atas isu-isu global," ujar Dubes RI dalam pernyataannya pada sesi Debat Umum.

Delegasi RI juga menyerukan pentingnya reformasi GNB dalam memperkuat efektivitas kerja dan respons GNB dalam tantangan dunia kontemporer.

Pertemuan berhasil menyetujui NAM Final Document yang selanjutnya akan diadopsi pada pertemuan KTT GNB. Setelah lebih dari lima tahun, ASEAN pada akhirnya telah berhasil untuk memperbaharui paragraf mengenai Laut China Selatan pada NAM Final Document.

Di sela-sela KTM, diselenggarakan pula Pertemuan Komite Palestina pada 23 Oktober. Pertemuan mengesahkan dokumen Deklarasi Politik terkait Palestina yang berisi perkembangan isu dan sejumlah upaya GNB dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More