Kamis 24 Oktober 2019, 22:44 WIB

Tito Dinilai akan Fokus pada Stabilitas Polkam

Nur Aivanni | Politik dan Hukum
Tito Dinilai akan Fokus pada Stabilitas Polkam

MI/ Ramdani
Tito Karnavian

 

PAKAR Pemerintahan dari Institut Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan berpendapat nahwa Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tengah melakukan antisipasi dengan memberikan penekanan terhadap menjaga stabilitas politik dan keamanan kepada jajarannya.

"Saya melihat ini suatu langkah untuk antisipasi, beliau kan dari aparat keamanan, beliau paham lah soal itu," katanya saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (24/10).

Selain latar belakangnya dari Kepolisian, kata dia, Tito juga melihat bagaimana situasi dan kondisi di daerah yang cenderung bergejolak beberapa waktu lalu, seperti di Papua. Maka itu, stabilitas politik dan keamanan menjadi fokus Tito di awal masa jabatannya sebagai Menteri Dalam Negeri periode 2019-2024.

"Ini juga mungkin wanti-wanti bahwa daerah lain jangan sampai timbul perkara ketidakstabilan sehingga mengganggu keamanan, ketentraman," ucapnya.

Kalau stabilitas politik goyang, kata dia, keamanan tidak akan tercipta. Jika keamanan tidak tercipta, lanjut dia, pembangunan kemudian akan terganggu.

"Tugas (menjaga stabilitas politik dan keamanan) itu jangan sampai lepas, karena kalau stabilitas politik dan keamanan terganggu, itu efeknya sangat serius kepada kehidupan masyarakat di daerah. Saya kira ini mungkin untuk awal bagus juga," tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

Ist

Kemendagri: Hindari Penanganan Ketahanan Pangan Secara Parsial

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 14 Juli 2020, 20:02 WIB
Membangun ketahanan pangan hendaknya tidak dilihat secara parsial melainkan ditangani dengan pendekatan tata kelola kolaboratif...
Dok.MI/Rommy Pujianto

Pemerintah Harus Buka 18 Lembaga yang akan Dibubarkan

👤Putra Ananda 🕔Selasa 14 Juli 2020, 20:00 WIB
DPR meminta pemerintah merinci dan membuka daftar 18 lembaga yang akan...
MI/Ramdani

Pemerintah Kembali Izinkan WNA Perpanjang Visa

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 14 Juli 2020, 19:42 WIB
Kebijakan itu dilatarbelakangi alasan kemanusiaan dan situasi darurat. Dengan begitu, WNA bisa tinggal lebih lama di tengah kebijakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya