Jumat 25 Oktober 2019, 05:35 WIB

Tiga Event Jadi Fokus Menpora

Despian Nurhidayat | Olahraga
Tiga Event Jadi Fokus Menpora

MI/Susanto
Menpora Zainudin Amali

SETELAH resmi menjabat sebagai menteri pemuda dan olahraga (menpora), Zainudin Amali menyatakan akan ­bergerak cepat. Selain konsolidasi di jajaran Kemenpora, Zainudin menyebut akan segera melakukan koordinasi dengan pengurus stakeholder ­olahraga, seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta pengurus cabang olahraga.

Hal itu diungkapakan Zainudin seusai acara serah terima jabatan dari Plt Menpora Hanif Dhakiri di Kantor Kemenpora, Jakarta, kemarin, yang dihadiri sejumlah tokoh olahraga seperti mantan Menpora Roy Suryo dan Adhyaksa Dault, Ketua Umum KOI Raja Saptha Oktohari, pengurus KONI, dan para pengurus cabang olahraga.

“Saya akan langsung rapat pimpinan dan kita akan lihat apa yang sudah ada. Kalau ada yang menghambat, kita akan lihat lagi, kita review, baik itu soal regulasi maupun hal-hal yang membuat kita tidak bisa maju,” ungkap Zainudin.

“Saya juga akan segera berkomunikasi dengan pimpinan KONI, KOI, dan cabang-cabang olahraga serta pimpinan organisasi kepemudaan. Kita akan lakukan di kantor Menpora dulu, nanti setelah itu saya akan roadshow ­keliling ke semua tempat yang ada sambil menjalankan kegiatan persiapan event-event yang sudah ada,” lanjutnya.

Tentang fokus di awal masa jabatan sebagai menpora, Zainudin menyebut akan mengutamakan event terdekat seperti ajang SEA Games 2019, PON 2020 Papua, serta Olimpiade 2020 Tokyo. Zainudin menyatakan akan melihat laporan-laporan dari para pemangku kepentingan  yang terlibat secara langsung dengan event.

“Untuk SEA Games 2019, PON 2020 kemudian Olimpiade akan saya lihat dulu. Saya belum bisa menyampaikan secara rinci apa yang akan kita lakukan karena ini merupakan awal,” katanya.

Hanif Dhakiri yang menjadi Plt Menpora selama satu bulan setelah Menpora sebelumnya, Imam Nahrawi, terjerat kasus korupsi, berharap Zainudin mampu menjalankan tugas dengan istikamah.

“Saya berharap di bawah kepemimpinannya, olahraga Indonesia makin diperhitungkan di dunia internasional, serta Kemenpora menjadi kementerian yang betul-betul dirasakan manfaatnya,” ungkap Hanif.


Dua tugas utama

Ketua Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori) Djoko Pekik Irianto menyebut ada dua tugas yang diemban Zainudin, yaitu jangka pendek dan jangka panjang. Untuk tugas jangka pendek, jelas Djoko, salah satu yang harus dilakukan ialah melakukan pembenahan di tubuh Kemenpora dengan menempatkan sosok yang memiliki kompetensi serta integritas tinggi.

“Kesiapan kontingen Indonesia ke SEA Games 2019 serta penyelenggaraan PON 2020 Papua juga harus diutamakan. Demikian pula dengan sinergi dengan stakeholder olahraga terutama KONI dan KOI,” ungkap mantan Deputi IV Kemenpora tersebut.

Untuk jangka panjang, Djoko menyebut bidding menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 harus segera dilakukan.  “Selain itu, pastikan bahwa sistem pembinaan prestasi ­olahraga nasional berjalan on the track,” tegasnya.  (R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More