Kamis 24 Oktober 2019, 22:00 WIB

Politikus Republik Ganggu Upaya Pemakzulan

Politikus Republik Ganggu Upaya Pemakzulan

AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

GERAM karena tidak dilibatkan dalam proses penyelidikan untuk pemakzulan Presiden Donald Trump, sejumlah politikus Partai Republik di Kongres Amerika Serikat menyerbu masuk ke ruangan tempat berlangsungnya rapat dengar pendapat tertutup yang menghadirkan saksi.

Tidak kurang dari 24 anggota parlemen dari kubu Republik menerobos masuk ke ruang pertemuan tertutup di US Capitol yang dikenal sebagai SCIF (Sensitive Compartmented Information Facility).

Mereka memaksa untuk bisa ikut mendengarkan rapat tersebut. Kubu Demokrat juga dituding sengaja menutup-nutupi kegiatan yang melibatkan para saksi itu.

Akibatnya, acara mendengarkan kesaksian seorang pejabat Pentagon, Laura Cooper, pada Rabu (23/10) itu tertunda selama 5 jam.

Cooper ialah saksi terbaru dalam penyelidikan yang dipimpin kubu Demokrat tentang kemungkinan penyalahgunaan kekuasaan oleh Trump.

Setelah beberapa jam, para politikus itu akhirnya meninggalkan ruangan dan rapat mendengarkan kesaksian Cooper pun dilanjutkan.

Aksi kubu Republik itu merupakan pelanggaran terhadap aturan DPR AS dalam memasuki SCIF. Mereka berupaya masuk ke ruangan aman yang dirancang untuk mencegah penyadapan elektronik itu tanpa izin.

Muncul kekhawatiran para anggota parlemen itu melakukan pelanggaran keamanan serius dengan masuk membawa ponsel dan perangkat lainnya.
Bahkan, ada politikus Republik mengirim cicitan Twitter dari dalam ruangan tersebut.

“Saya memimpin lebih dari 30 kolega ke SCIF, tempat (Ketua Komite Intelijen) Adam Schiff memimpin rapat rahasia soal pemakzulan. Saya masih di dalam ruangan detail-detail lebih lanjut akan segera diungkap,” kata anggota Kongres Matt Gaetz yang juga seorang pembela setia Trump.

Aksi para politikus tersebut segera menuai protes. Ketua Komite Ke­a­manan Dalam Negeri di DPR AS, Bennie Thompson, menulis surat kepada Ketua DPR.

Dikatakannya, para anggota parlemen itu sengaja melanggar aturan dengan membawa peralatan elektronik. (AFP/CNN/Hym/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More