Kamis 24 Oktober 2019, 19:43 WIB

Jakgung Adik Politisi PDIP, Presiden: Saya Jamin Profesional

Jakgung Adik Politisi PDIP, Presiden: Saya Jamin Profesional

MI/Ramdani
Jaksa Agung ST Burhanudin

 

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan bahwa pemilihan ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung 2019-2024 yang berasal dari internal Kejaksaan Agung karena memahami kondisi di dalam institusi penegak hukum tersebut.

"Bahwa saudaranya ada di partai, saya kira kita tidak boleh melihat itu. Saya menjamin bahwa Pak Jaksa Agung akan profesional dalam menjalankan tugasnya dalam penegakan hukum. Beliau adalah mantan Jaksa Agung Muda, berpengalaman," ungkap Presiden saat diskusi bersama wartawan di Istana Merdeka Jakarta.

Jokowi menyatakan bahwa Burhanuddin yang berasal dari internal Kejaksaan Agung karena memahami kondisi di dalam institusi penegak hukum tersebut.

"Jaksa Agung kita lihat juga pertama memang dibutuhkan orang yang dari internal, biar juga memahami hal-hal di internal Kejaksaan Agung," kata Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Hasto Pastikan Jaksa Agung adalah Pilihan Jokowi

ST Burhanuddin menjabat sebagai Jaksa Agung sejak dilantik pada 23 Oktober 2019. Ia pernah menjabat sebagai Jaksa Muda Bidang Perdata dana Tata Usaha Negara (Jamdatun) pada 2010-2014.

"Kemudian, Pak Jaksa Agung saat bertemu dengan saya menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan proses perbaikan di internal dan juga berkaitan pencegahan-korupsi, itu yang saya tertarik," tambah Presiden.

Namun sejumlah pihak mengkritik pemilihan Burhanuddin sebagai Jaksa Agung karena ia adalah adik dari politikus PDI-Perjuangan TB Hasanuddin.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mempertanyakan latar belakang Burhanuddin yang disebut sebagai profesional tapi ternyata didorong partai politik.(OL-4)

Baca Juga

Ilustrasi

Komnas HAM: Perpres Terorisme Tak Boleh Lampaui UU

👤Faustinus Nua 🕔Senin 25 Mei 2020, 19:33 WIB
"Perpres-kan turunan dari UU. Isinya tidak boleh melampaui UU yang memerintahkan adanya Perpres itu. Pelibatan militer harus dalam...
Antara/Andreas Fitri Atmoko

Langgar Aturan Asimilasi, 135 Napi Kembali Masuk Bui

👤Insi Nantika jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:28 WIB
"Total ada 135 narapidana asimilasi yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham akibat adanya...
Akun Facebook Ananda Naris

Soal Bendera Tiongkok Berkibar di Maluku Utara: False Context

👤Henri Siagian 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:31 WIB
False context adalah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya