Kamis 24 Oktober 2019, 18:31 WIB

Koalisi Nasional Tak Pengaruhi Politik di DKI

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Koalisi Nasional Tak Pengaruhi Politik di DKI

MI//Rommy Pujianto
Politikus Gerindra DKi jakarta M. Taufik yang juga wakil ketua DPRD DKI Jakarta

 

POLITIKUS Partai Gerindra M. Taufik tegaskan cairnya politik nasional tidak langsung mengubah peta koalisi di DKI Jakarta.

Meski di tingkat nasional Ketua Umum Partai Gerindra telah merapat ke barisan pemerintah dengan menjadi pendukung pemerintah bersama PDIP, PKB, PPP, Partai Golkar, Partai NasDem, dan PSI, hal itu tidak terjadi di DKI.

Jatah posisi wakil gubernur DKI Jakarta pun tidak berubah. Menurutnya wagub DKI menjadi milik PKS dan tetap didukung oleh Gerindra sebagai dua partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada 2017.

"Ya nggaklah," ungkap Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI itu ditemui di Jakarta, Kamis (24/10).

Sementara itu, Taufik menduga anggota DPRD DKI Jakarta kurang sreg dengan dua calon wagub saat ini yang berasal dari PKS yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Baca juga : Gerindra Tegaskan Cawagub dari PKS Tidak Disukai

Evaluasi pun akan segera dilakukan Gerindra untuk mengetahui penyebab belum berprosesnya pemilihan wagub DKI di DPRD.

"Itulah yang mau kami evaluasi. Apakah komunikasi nya yang kurang baik ada kurang lancar, atau figurnya yang kurang menarik. Dua itu saja sebenarnya. Kita harus terbuka sebenarnya. Harus melakukan evaluasi. Ini begini begono, tapi tidak jalan," ungkapnya.

Sebelumnya, kedua partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada 2017 lalu yakni PKS dan Partai Gerindra sudah mengajukan dua kader PKS Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai cawagub.

Namun, hingga periode DPRD berganti, proses pemilihan cawagub urung dilakukan DPRD DKI.

Dampaknya kursi wagub DKI sudah satu tahun lebih kosong setelah ditinggal Sandiaga Uno yang lebih memilih mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada Pemilu 2019 lalu.(OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More