Kamis 24 Oktober 2019, 18:24 WIB

Jadi Menpora, Zainudin Amali Siap Benahi Sepak Bola nasional

Despian Nurhidayat | Sepak Bola
Jadi Menpora, Zainudin Amali Siap Benahi Sepak Bola nasional

MI/Susanto
menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali

 

POLITIKUS Partai Golkar Zainudin Amali ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga di kabinet Indoneisa Maju. Salah satu pesan presiden saat memperkenalkannya ke publik ialah soal pembehanan sepak bola nasional.

Merespons perintah presiden tersebut, Zainudin mengaku siap menjalankannya. Ia bahkan menegaskan punya pengalaman berurusan dengan cabang olahraga sepak bola.

"Bisa dikatakan saya cukup akrab dengan cabor ini karena saya juga pernah ikut kegiatan. Tahun 80an saya dan teman-teman pernah mendirikan Liga Mahasiswa yang diikuti oleh perguruan tinggi nasional dan bahkan melahirkan atlet nasional," ungkapnya saat ditemui di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (24/10).

Zainudin menambahkan, dirinya juga menyukai pertandingan sepak bola. Bahkan dia menyebutkan beberapa klub sepak bola yang menjadi salah satu favoritnya.

Baca juga : Menpora : Persiapan Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Harus Maksimal

"Paling tidak, saya ikutin olahraga dan saya juga nonton bola seperti Liverpool, Chelsea dan Barcelona masih bisa saya. Saya tidak asing di dunia ini, dan saya juga solat jumatnya dulu di kantor Kemenpora," lanjut Zainudin berkelakar.

Dalam waktu dekat, Zainudin akan bertemu secara langsung dengan pemangku kepentingan sepak bola, khususnya PSSI. Ia mengaku prihatin melihat kondisi persepakbolaan tanah aiir, terutama soal nasib Tim Nasional Indoensia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022.

"Ini sangat menyedihkan, apalagi ketika kerusuhan suporter Indonesia saat berhadaoan dengan Malaysia. Saya bermimpi suporter kita bisa seperti di Inggris, Spanyol, dan Italia, mereka begitu tertib. Di Amerika latin saya pernan nonton yang agak mirip kita, ada tawuran dan lainnya. Kita nggak usah mencontoh itu, kita contoh yang baik saja. Kita akan teruskan yang baik, ada yang kurang kita perbaiki, jangan menoleh ke belakang dan kita hindari itu," pungkasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More