Kamis 24 Oktober 2019, 17:00 WIB

Gerindra Minta PKS Agresif Lobi DPRD soal Cawagub

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Gerindra Minta PKS Agresif Lobi DPRD soal Cawagub

Antara
Anies Baswedan

 

PARTAI Gerindra meminta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih agresif untuk melobi pimpinan DPRD agar posisi wakil gubernur Jakarta segera terisi

Tujuannya, ujar politisi Gerindra M taufik, agar DPRD DKI Jakarta mau memprioritaskan pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta yang sudah satu tahun lebih kosong setelah ditinggal Sandiaga Uno.

Sebelumnya, kedua partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada 2017 sudah mengajukan dua kader PKS Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai cawagub. Namun, hingga periode DPRD berganti, proses pemilihan cawagub urung dilakukan DPRD DKI.

"Ini gini loh. Kita kan sudah tanda tangan, seharusnya dia yang lebih agresif dari kami. Masa kami yang disuruh agresif. Tidak fair. Ya kan barang, barang dia. Masa dia duduk-duduk saja, kami yang lari-lari," ungkap Taufik ditemui di Jakarta, Kamis (24/10).

Sikap agresif itu bisa ditunjukkan dari lobi dan komunikasi selain kepada pimpinan juga harus dilakukan kepada fraksi-fraksi DPRD.

Sebab, nantinya pemilihan juga harus dihadiri oleh anggota-anggota dan harus memenuhi kuorum. Taufik menegaskan proses pemilihan wagub tinggal mengumpulkan para pimpinan DPRD, fraksi dan komisi dalam rapat pimpinan gabungan (rapimgab).

Dengan sikap PKS seperti sekarang ini, menurutnya sangat sulit pemilihan wagub bisa berjalan segera.

"Iya nunggu Rapimgab itu kan harus ada komunikasi. Barang ini ada di DPRD. DPRD unsurnya banyak. Ya komukasilah dengan semua unsur itu. Kalau duduk-duduk saja ya mana bisa," tandasnya.

Ia pun mengaku enggan memprioritaskan pemilihan wagub karena saat ini DPRD dikejar pembahasan anggaran 2020. APBD 2020 harus disahkan paling lambat akhir bulan depan. Jika melewati batas itu, DPRD DKI maupun Pemprov DKI bisa dijatuhi sanksi penundaan gaji dan tunjangan selama enam bulan di tahun berjalan oleh Kementerian Dalam Negeri.

"Iyalah anggaran lebih penting. Pak Anies kerja sendiri senyum-senyum saja. Makanya kita bilang APBD dulu aja lah. Menyangkut kehidupan masyarakat Jakarta," tuturnya. (OL-8)

Baca Juga

Medcom

DKI Klaim Mampu Periksa Spesimen Covid-19 Hampir 11 Ribu per hari

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 23:04 WIB
"Kapasitas lab kami bisa 10 ribu lebih sehari. Saat ini kami sudah mempunyai 54 lab jejaring yang bisa mendeteksi (covid-19),"...
MI/Ramdani

Indosat Bantah Diminta Pemprov DKI untuk Tutup Kantor

👤Susanto 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 21:22 WIB
Menurut dia, dalam sidak tersebut, pihak Indosat Ooredoo telah menandatangani pakta...
Antara

Anies Minta Peran PMI Perangi Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 20:52 WIB
“Para pengurus yang barusan dilantik ini mendapatkan tugas ekstra, terlebih pada masa pandemi seperti sekarang. Ada PR besar terkait...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya