Kamis 24 Oktober 2019, 16:58 WIB

Produk Kebahasaan Baru Diluncurkan pada Acara Puncak BBS 2019

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Produk Kebahasaan Baru Diluncurkan pada Acara Puncak BBS 2019

Foto/Medcom
Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud Dadang Sunendar.

 

BADAN Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menggelar Bulan Bahasa dan Sastra (BBS), kali ini dengan mengangkat tema Maju Bahasa dan Sastra, Maju Indonesia. Rencananya, acara puncak BBS 2019 akan digelar pada 28 Oktober 2019 mendatang.

Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud Dadang Sunendar menuturkan, acara puncak tersebut akan diisi dengan pengumuman hasil kegiatan, penyerahan penghargaan, dan pementasan seni budaya (persembahan karya kreatif kebahasaan dan kesastraan).

Selain itu, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan juga akan meluncurkan beberapa produk atau inovasi yang telah dihasilkan.

"Kami ingin menekankan di sini, Bulan Bahasa dan Sastra juga kami anggap sebagai bulan inovasi, bulan peluncurannya beberapa inovasi dari Badan Bahasa dan Perbukuan yang akan diluncurkan pada tanggal 28 Oktober besok, harapannya oleh Mendikbud yang baru," kata Dadang di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (24/10).

Produk-produk yang akan diluncurkan tersebut antara lain, 5 Kamus ASEAN, 9 Kamus Vokasi, Buku Seri Penyuluhan, Buku Sastrawan Berkarya, Bahan Belajar Bahasa Asing, Bahan Diplomasi Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Bahan Terjemahan Pendukung Diplomasi Kebahasaan, Buku Gerakan Literasi Nasional (GLN), Aplikasi Layanan Ahli Bahasa, hingga KBBI Disnetra.

"Yang terbaru di KBBI misalnya, KBBI Disnetra. Jadi KBBI untuk saudara kita yang mengalami disabilitas netra. Kami bekerjasama dengan Yayasan Tuna Netra untuk membuatnya," terangnya.(OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More