Kamis 24 Oktober 2019, 16:16 WIB

Gerindra Menilai Prabowo tak Berkewajiban Pulangkan Rizieq Shihab

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Gerindra Menilai Prabowo tak Berkewajiban Pulangkan Rizieq Shihab

MI/Adi maulana Ibrahim
Menhan Prabowo Subianto memeriksa pasukan saat akan serah terima jabatan di Gedung Kemenhan, Jakarta, Kamis (24/10).

 

WAKIL Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menuturkan bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sama sekali tidak memiliki kewajiban untuk memulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia.

Terpilihnya Prabowo sebagai Menhan oleh Presiden Jokowi karena Jokowi menilai Prabowo memiliki konsep pertahanan negara yang sesuai dengan visi misi presiden.

"Tentang pertanahan itu bisa diterima, bahwa kaitannya dengan Rizieq Shihab, saya rasa tidak ada relevansinya dengan Kementerian Pertahanan," tutur Sufmi saat ditemui di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/10).

Sufmi menjelaskan sebelum pembentukan kabinet berlangsung, Gerindra sebetulnya telah melakukan berbagai upaya untuk memulangkan Rizieq ke Indonesia.

Gerindra sudah mencoba bekerja sama dengan pemerintah sejak Juli lalu. Bahkan, menurut Sufmi, pembicaraan sudah dilakukan sebelum Prabowo dan Jokowi bertemu di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) pada 13 Juli lalu.

Baca juga: Jangan Politisasi Pemulangan Rizieq

"Perlu diketahui bahwa, upaya-upaya untuk melakukan pemulangan, melakukan pendekatan kepada pihak pemerintah itu sebenarnya kami juga sudah lakukan. Bahkan, sebelum pembentukan kabinet kami sudah pernah, waktu akan rekonsiliasi sebelum (pertemuan di) MRT kami melakukan pembicaraan ke arah itu," ujarnya.

Selebihnya, Sufmi belum mengetahui apakah Prabowo akan kembali berupaya memulangkan Rizieq atau tidak, setelah menjabat sebagai Menhan. Dia juga tidak ingin menduga-duga apa yang akan dilakukan Prabowo selanjutnya.

"Kalau itu (mengusahakan) saya enggak tahu, apakah akan diusahakan kembali atau tidak, saya belum mendengar langsung dari beliau (Prabowo). Nanti akan saya tanyakan," ucapnya. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More