Kamis 24 Oktober 2019, 09:05 WIB

Operasi Zebra Jaya 2019 Digelar Lagi

Fer/KG/J-3 | Megapolitan
Operasi Zebra Jaya 2019 Digelar Lagi

ANTARA/APRILLIO AKBAR
Personel polisi lalu lintas mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Jaya 2019 di Lapangan Promoter Dit Lantas Polda Metro Jaya, Jakarta,

 

KAPOLDA Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyatakan, dalam penerapan dan penegakan Operasi Zebra Jaya tahun ini lebih diutamakan pada kawasan rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

"Kegiatan Operasi Zebra Jaya ialah kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun di masing-masing wilayah sesuai dengan titik rawannya (kecelakaan dan pelanggaran). Titiknya sudah dipetakan," kata Gatot di Kantor Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, kemarin.

Gatot juga telah memastikan anggota Ditlantas Polda Metro Jaya akan memasang rambu atau pelang tanda dimulainya Operasi Zebra Jaya di titik-titik operasi tersebut.

"Rambu itu dipasang sekitar 100 meter dari titik operasi. Tanda-tanda untuk pemeriksaan harus ada. Jangan sampai tiba-tiba ada pemeriksaan, tapi tidak ada tanda-tanda pemeriksaan," sebutnya

Dia menjelaskan, pemasangan rambu bertujuan untuk memberi petunjuk kepada para pengendara terkait Operasi Zebra Jaya sehingga mereka mengurangi laju kendaraan. Begitu juga polisi harus mengutamakan tindakan persuasif dan humanis.

"Tetap kedepankan langkah-langkah humanis dan simpatik kepada siapa pun yang dilakukan penegakan hukum. Jangan kedepankan arogansi kewenangan," terangnya.

Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf menjelaskan, titik-titik kawasan Operasi Zebra Jaya 2019 bisa berubah setiap hari.

"Tujuannya ialah mengantisipasi pelanggaran dan meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas," paparnya.

Menurutnya, pihaknya juga akan memasang rambu atau pelang tanda dimulainya Operasi Zebra Jaya di titik-titik operasi dengan jarak 100 meter dari lokasi operasi tersebut.

Operasi Zebra Jaya digelar mulai kemarin (23/10) hingga (5/11) mendatang. Sedikitnya 2.380 personel kepolisian diterjunkan dalam Operasi Zebra Jaya.

Sementara itu, hari pertama Operasi Zebra Jaya, Polresta Depok menilang ratusan pengendara mobil dan motor karena melanggar lalu lintas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Depok Komisaris Sutomo mengatakan, pihaknya menjaring 524 kendaraan roda dua dan roda empat.

"Tindakan yang diberikan berupa penilangan lantaran para pengendara roda dua masuk ke jalur cepat di Jalan Margonda Raya yang khusus buat kendaraan roda empat," kata Sutomo, kemarin. (Fer/KG/J-3)

Baca Juga

ANTARA

Tilang Ganjil Genap Sepeda Motor Tunggu Keputusan Gubernur

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 05:00 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan melakukan penilangan terhadap pelanggaran sistem ganjil-genap untuk kendaraan...
Antara/Indrianto eko Suwarso

Mulai 8 Juni, headway MRT Tiap 5 Menit di Jam Sibuk

👤Putri Anisa Yuliani/Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 23:39 WIB
Sementara itu, mulai 8 Juni mendatang, MRT kembali memperpendek headway. Kereta MRT akan tiba tiap 5 menit di jam sibuk pada hari kerja dan...
MI/Pius Erlangga

Ganjil-Genap Sepeda Motor Saat PSBB Transisi, Warganet Girang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 22:47 WIB
"Pembatasan motor itu perlu, harus didukung. Kualitas bahan bakar buruk, motor penyumbang polusi tertinggi di Jakarta,: kata salah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya